Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Anomali Persib Bikin Bobotoh Galau: Gacor di Asia, Kurang Greget di Super League

Wisnu Cipto - 2 jam, 8 menit lalu

MerahPutih.com - Anomali unik tengah melanda skuad Persib Bandung pada awal musim BRI Super League 2026/2027 setelah tampil begitu perkasa di kompetisi antarklub Asia namun justru tertatih-tatih di pentas domestik.

Keberhasilan menumbangkan Melbourne Victory 2-0 di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) kian mempertegas wajah ganda Pangeran Biru yang tampil sangat cair, mengalir, dan solid saat berlaga di level internasional.

Baca juga:

2 Skenario Persib Bandung Segel Tiket 16 Besar ACL Two 2026/2027 Lebih Cepat

Tiket 16 Besar Level Asia Hampir Pasti di Tangan

Kemenangan atas Melbourne Victory membuat Persib kokoh di puncak menjadi satu-satunya tim di Grup E yang belum terkalahkan. Persib memimpin Grup E dengan 9 poin, mencetak empat gol, tanpa sekali pun kebobolan.

Maung Bandung kini unggul lima poin dari Melbourne Victory yang berada di urutan kedua. Bahkan, Pangeran Biru yang menyisakan tiga laga lagi di fase grup berpeluang emas menyegel tiket lolos 16 Besar ACL Two lebih cepat jika memenangi laga tandang ke markas Melbourne Victory di Stadion AAMI Park, Rabu (4/11) pekan depan.

Baca juga:

Borong 2 Gol Persib Bungkam Melbourne Victory, Balsa Sekulic Bahagia Kembali Tajam

2 Kekalahan Persib di BRI Super League

Ironisnya, situasi berbeda melihat kiprah Maung Bandung di kancah kompetisi domestik. Kini, Persib berada di urutan kelima dengan 13 poin hingga pekan ketujuh. Dua kali kalah, dan sekali seri.

Kekalahan pertama Persib terjadi saat bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta melakoni duel El Clasico Indonesia lawan Persija pada 12 September lalu. Macan Kemayoran sukses menumbangkan Maung Bandung dengan skor 2-1.

Persib kembali tumbang saat bertandang ke markas Madura United 22 Oktober lalu. Tuan rumah menang dengan skor tipis 1-0. Sebelum laga itu, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar sudah menyuarakan kekhawatiran akan penampilan skuadnya.

Insyaallah, berdoa saja semua Bobotoh,

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar

Manajer
Manajer Persib, Umuh Muchtar, yang akrab disapa Haji Umuh. (persib.co.id)

Kekhawatiran yang sangat beralasan mengingat padatnya jadwal pertandingan memaksa anak-asuh Igor Tolic tampil kurang meyakinkan di liga domestik, meski punya catatan mentereng di panggung benua.

Bentrok lawan Laskar Sape Kerrab menjadi laga kelima yang harus dilakoni Maung Bandung dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Persib juga masih harus dipaksa melakoni maraton jadwal padat hingga awal November 2026 mendatang.

"Anak-anak sangat capek, kelihatan capeknya," tutur tokoh senior Bobotoh yang akrab disapa Haji Umuh itu.

Baca juga:

Persib Bandung Dihadapkan Jadwal Neraka, Igor Tolic Akui Fisik dan Mental Terkuras

Tampil Kurang Greget di Level Domestik

Bahkan, Persib terpaksa harus kehilangan 3 poin di kandang saat bermain imbang dengan Dewa United pada pekan 11 Oktober lalu dengan skor imbang 2-2. Bukan hanya tiga laga itu, permainan Maung Bandung saat berlaga di Super League kerap membuat bobotoh gregetan meskipun meraih kemenangan.

Laga yang menjadi sorotan Bobotoh, ketika Persib mengalahkan Garudayaksa FC 1-2 di Stadion Pakansari, akhir pekan lalu. Meski menang, namun kualitas permainan Persib membuat sebagian bobotoh merasa ada yang kurang.

Baca juga:

Rahasia Persija Puncaki Klasemen, Bedah Taktik Transformasi Rizky Ridho Jadi Jenderal di Tengah

Garis waktu pertandingan yang amat mepet membuat ketajaman Maung Bandung kerap mengendur saat berlaga di Super League. Persib akan kembali melakoni laga Super League berikutnya menjamu tim promosi Isenmulang Kalteng FC di Stadion si Jalak Harupat akhir pekan ini.

Kini, Bobotoh berharap Pangeran Biru bisa mempertahankan level permainan saat mengalahkan Melbourne Victory di laga itu, sekaligus kembali bersaing merebut puncak klasemen domestik yang kini dikuasai rival Persija Jakarta. (*)

Baca Artikel Asli