MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku kerepotan terkait tidak adanya Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno yang maju menjadi cawapres di Pilpres 2019, terutama bila Pemprov DKI Jakarta mendapat undangan di acara-acara penting.
"Tetapi pekerjaan dalam artian pemerintahan tidak repot. Tapi kegiatan undangan itu yang repot karena undangan tidak bisa diwakili," kata Anies, usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kota Administrasi Jakarta Timur, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/3).
Adapun kekosongan kursi DKI 2 tak terasa sudah memasuki 8 bulan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berharap pemilihan calon Wakil Gubernur DKI dapat segera selesai.
Menurut Anies, saat ini proses pemilihan wagub masih berkutat di DPRD DKI Jakarta. Adapun dua nama yang telah disepakati Gerindra dan PKS menjadi cawagub yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Kedua nama itu nantinya akan dipilih melalui voting di DPRD DKI dalam rapat Paripurna.
"Setahu saya DPRD sudah melakukan pembhasan kita beraharap pembahsan lebih cepat, sehingga pertanyaan di masyarakat terjawab dari sisi kegiatan sehari hari sudah berjalan lebih dari berapa nih 8 bulan," tuturnya. (Asp)