Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Gagal Gabung Inter Milan, Anan Khalaili Hanya Bisa Pasrah dan Kutip Ayat Al-Qur'an

Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026

MerahPutih.com - Anan Khalaili mencari petunjuk dalam Al-Qur'an, setelah impiannya pindah ke Inter Milan kandas akibat kegagalan tes medis menyusul ditemukannya sejumlah kejanggalan.

Pemain Arab-Israel tersebut telah berada di Italia sejak pekan lalu untuk menjalani berbagai pemeriksaan, termasuk tes di tingkat klub, guna merampungkan transfer senilai 30 juta euro (Rp 619 miliar) dari Union Saint-Gilloise.

Baca juga:

Transfer Anan Khalaili ke Inter Milan Batal, Enggak Lolos Tes Medis Gara-gara ini

Penyebab Anan Khalaili Gagal Gabung Inter Milan

Penyebab Anan Khalaili batal gabung Inter Milan
Penyebab Anan Khalaili batal gabung Inter Milan. Foto: Instagram/anankhalaily
>Namun, setiap atlet yang datang untuk berkompetisi bagi klub Italia juga wajib mendapatkan sertifikat kesehatan dari Komite Olimpiade Italia, CONI. Lalu, standar pemeriksaannya jauh lebih ketat dibandingkan di negara-negara lain.

Pemeriksaan tersebut mencakup tes beban jantung (cardiac stress test), kemudian ditemukan adanya kelainan yang menyebabkan Khalaili tidak mendapatkan izin untuk berkarier di Serie A.

Kini, ia akan kembali ke Union Saint-Gilloise untuk pemeriksaan lebih lanjut. Lalu, melihat apakah diperlukan perawatan atau penyelidikan.

Baca juga:

Masa Depan Adrien Rabiot di AC Milan Masih Jadi Teka-teki, Napoli Siap Menikung

Anan Khalaili Unggah Foto di Instagram usai Gagal Gabung Inter Milan

Unggahan Anan Khalaily di Instagram usai batal gabung Inter Milan
Unggahan Anan Khalaily di Instagram usai batal gabung Inter Milan. Foto: Instagram/anankhalaily
>Khalaili akhirnya angkat bicara melalui Instagram Stories yang menunjukkan dirinya sedang berdoa, dengan menyisipkan sebuah ayat Al-Quran.

Mungkin kamu tidak menyukai sesuatu yang baik untukmu dan menyukai sesuatu yang buruk untukmu.

tulis Khalaili

Bagian selanjutnya dari ayat tersebut menyatakan: "Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui," sehingga ia berharap Tuhan memiliki rencana di balik perubahan tak terduga dalam hidup dan kariernya ini."

Aturan Italia mengenai tes kebugaran ini sangat ketat. Itulah sebabnya pemain seperti Edoardo Bove dan Christian Eriksen terpaksa meninggalkan Serie A untuk melanjutkan kariernya di tempat lain.

Sementara itu, liga-liga lain mengizinkan pemain yang memiliki defibrilator implan, tetapi peraturan di Italia tidak mengizinkannya. (sof)

Baca Artikel Asli