MerahPutih Megapolitan - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan pihaknya tetap membuka pintu kepada siapapun yang ingin datang ke Jakarta. Namun Ahok berpesan agar siapapun yang hendak mengadu nasib di ibu kota harus memiliki ketrampilan. Jangan sampai yang datang hanya menjadi penghuni kawasan kumuh dan tinggal di daerah-daerah yang menjadi kawasan hijau ibu kota. Risikonya jelas, pasti akan dibongkar dan dijaring dalam operasi yustisi.
Meski begtu, Ahok tetap menerima warga luar Jakarta yang ingin bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
"Kalo dateng sebagai asisten rumah tangga boleh aja kok kita tampung. Orang jakarta butuh asisten banyak dirumah, kenapa ngga boleh," ungkap pria diakrab disapa Ahok, saat mengikuti Apel Operasi Ketupat, di Mapolda Metro Jaya di Trunojaya, Jakarta Selatan, Kamis, (9/7).
Menurutnya, orang Jakarta masih membutuhkan banyak pembantu di rumah yang kini beramai- ramai memilih untuk mudik ke kampung halamannya, oleh karena itu, siapapun yang mudik hendaknya mengsterilkan rumah yang ditinggalnya. Steril yang dimaksudnya adalah padamkan listrik, serta menitip kepada tetangga apabila rumah ditinggalkan sementara menjelang lebaran.(gms)
Baca Juga:
Gubernur Ahok Gandeng Polda Awasi Titik Rawan Tawuran
Gubernur Ahok Dan 5 Pernyataan “Gilanya”
Angkot Retan Pencabulan, Berikut Solusi Ahok
Gubernur Tandingan: Ahok Masih Populer, Itu Bohong!