Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

6 Kebohongan yang Bisa Kamu Temukan dalam Film Bohemian Rhapsody

Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Februari 2019

KADANG film biopik atau yang diangkat dari kisah nyata bisa saja membosankan. Makanya seringkali para pembuat film Hollywood selalu memberi bumbu-bumbu tambahan yang akan membuat sebuah film jadi lebih menarik.

Tidak jarang juga film yang katanya berasal dari kisah nyata itu malah sangat berbeda dari fakta sesungguhnya. Salah satunya film yang masuk nominasi Best Picture Oscar 2019, Bohemian Rhapsody.

Ternyata ada beberapa bagian dalam film biopik tentang Freddie Mercury ini yang tidak sesuai fakta alias berbohong lo.

Entah karena ingin mencari sensasi, atau membuat cerita jadi lebih menarik, tapi pastinya beberapa hal dalam film Bohemian Rhapsody di bawah ini tidak benar adanya.

1. Freddie Mercurie meninggalkan Queen untuk berkarir solo

Kebohongan dalam Film Bohemian Rhapsody
Bukan Freddie saja yang membuat projek solo, personel lain juga melakukannya (foto imdb.com)


Semua film biasanya punya plot yang hampir mirip. Ketika si protagonis mengambil pilihan yang salah dan hal buruk kemudian terjadi.

Nah di Bohemian Rhapsody, semuanya jadi kacau ketika Mercurie memutuskan untuk keluar dari Queen dan berkarir solo. Semuanya menjadi berantakan karena hal tersebut.

Padahal kenyataannya tidak seperti itu lo. Dilansir dari Ultimate Classic Rock, Queen memang sempat vakum tahun 1982. Namun hal ini bukan karena Mercurie keluar dari band, melainkan saat itu personel Queen yang lain juga sedang menggarap karya solo mereka.

2. Awal terbentuknya Queen

Kebohongan dalam Film Bohemian Rhapsody
Freddie sudah mengenal personel lain bahkan sebelum penampilan Smile (foto: imdb.com)

Freddie bertemu dengan teman bandnya setelah menonton penampilan Smile. Dengan suaranya yang unik, Brian May dan Roger Taylor menerima Mercurie sebagai vokalis.

Namun ternyata bahkan sebelum adegan itu, Freddie sudah jadi bagian dari grup May, Staffel dan Taylor. Bahkan sebelumnya mereka pernah ikut dalam Ibex, band Freddie Mercury. Jadi Mercury enggak bergabung secara tiba-tiba seperti yang digambarkan dalam film.

3. Penundaan di konser Live Aid karena Queen bubar

Kebohongan dalam Film Bohemian Rhapsody
Delay untuk acara Live Aid bukan karena Queen bubar (foto: imdb.com)

Tidak seperti di film, kenyataanya Queen tidak pernah bubar, jadi adegan ini tidak benar. Sepertinya pihak film ingin membuat seolah-olah Mercurie kembali berdamai dengan bandnya untuk mengejar tujuan hidupnya yaitu bernyanyi dan bermusik.

Padahal aslinya alasan sebenarnya kenapa konser ini terlambat karena Bob Geldof, selaku penyelenggara acara tidak yakin dia ingin Queen ada di sana.

Awalnya Queen ragu untuk bermain di sana karena mereka tidak suka manggung ketika hari masih siang. Untung ya akhirnya mereka setuju 'perform' di sana karena konser Live Aid terbukti jadi salah satu penampilan terbaik dari band ini.

4. Diagnosis AIDS Freddie Mercury

Kebohongan dalam Film Bohemian Rhapsody
Freddie didiagnosis AIDS dua tahun sesusah Live Aid, bukan sebelumnya (foto: imdb.com)


Dalam film Bohemian Rhapsody, konser Live Aid jadi salah satu adegan klimaks yang keren. Tepat sebelum konser, Freddie Mercury memberi kabar bahwa dirinya terkena penyakit AIDS.

Tapi bagian ini salah banget karena Freedie Mercury saja baru didiagnosa terkena penyakit ini pada 1987, dua tahun setelah Live Aid.

5. Hubungan Freddie Mercury dan Mary Austin

Kebohongan dalam Film Bohemian Rhapsody
Hubungan keduanya sebenarnya masih baik bahkan setelah pertunangannya batal (foto: imdb)


Mercury versi film mengakhiri hubungannya dengan Mary Austin karena perselingkungannya dengan seorang lelaki. Dalam film tersebut diperlihatkan bahwa hubungan keduanya jadi 'awkward' dan saling menjauh.

Padahal seperti yang dilansir dari Biography, Austin menjadi mantan tunangan dan teman Mercury bahkan sampai akhir hidupnya. Bahkan Mercury selalu menganggap Mary Austin sebagai "istri".

6. Pertemuan antara Queen dan Ray Foster

Kebohongan dalam Film Bohemian Rhapsody
Adegan Roy Foster ini bukan kejadian nyata (foto: imdb.com)


Percaya enggak, adegan lucu yang satu ini cuma fiksi aja. Pertemuan antara Roy Foster selaku ekskutif EMI dengan band Queen tidak pernah ada. Bahkan karakter Roy Foster juga hanya buatan saja.

Katanya sih karakter ini didasarkan pada ketua EMI, Roy Featherstone yang mengatakan bahwa lagu Bohemian Rhapsody terlalu panjang untuk menjadi single.

Kita lihat saja ya, apakah beberapa kebohongan di atas bisa berguna untuk mengangkat Bohemian Rhapsody di ajang Oscar 2019 mendatang. (sam)

Baca Artikel Asli