MerahPutih.com - Timnas Indonesia U-23 kembali gagal menjadi yang terbaik di turnamen segiempat bertajuk Anniversary Cup 2018. Skuat Garuda Muda harus puas berada di peringkat ketiga dengan dua poin dari tiga laga.
Ada catatan menarik dari pasukan pelatih Luis Milla. Timnas menjadi satu-satunya tim yang tidak mencetak gol di event tersebut. Selain itu, gawang timnas yang dijaga Andritany Ardhiyasa hanya kebobolan sebiji gol kala berhadapan dengan Bahrain.
Namun, ada fakta miris yang masih menghantui timnas Indonesia, yakni tidak adanya sosok penyerangan murni yang bisa diandalkan di dalam kotak penalti. Bahkan, dua bomber naturalisasi yang dipanggil yaitu Ilija Spasojevic dan Ezra Walian masih belum mampu menghadirkan ketajaman di lini depan timnas.
Luis Milla mengakui bahwa kekurangan timnas Indonesia adalah mencetak gol. Oleh karena itu, eks Barcelona dan Real Madrid tersebut berencana untuk memanggil sejumlah pemain baru yang akan dicoba untuk memperkuat timnas Indonesia di Asian Games 2018.
Berikut lima pemain yang layak dicoba Milla di timnas U-23:
1. Alberto Goncalves
Penyerang Sriwijaya FC ini baru saja resmi menjadi warga negara Indonesia setelah proses naturalisasinya selesai. Beto menyatakan siap membela timnas jika diberi kepercayaan.
Pemain asal Brasil itu merupakan sosok penyerang tajam. Sejak pertama kali ke Indonesia pada 2008, Beto selalu mencetak lebih dari 15 gol setiap musimnya.
Kini, bomber yang bela Sriwijaya FC sejak 2016 sudah mencetak 49 gol dari 79 penampilannya.
2. Greg Nwokolo
Nama Greg sudah tidak asing di telinga penyuka sepak bola tanah air. Ia merupakan bomber asak Nigeria yang memilih jadi WNI. Greg sudah membela timnas sebanyak enam kali dan mencetak sebiji gol.
Mantan pemain Persija Jakarta memiliki kecepatan dan akselerasi yang aduhai. Ia selalu membuat bek-bek lawan kesulitan.
Sejauh ini, Greg sudah menyumbangkan 17 gol dari 34 penampilannya bersama Madura United sejak 2017.
3. Rico Simanjuntak
Rico memang tengah menjadi perbincangan hangat publik sepak bola tanah air. Penampilannya bersama Persija Jakarta membuat Macan Kemayoran sukses membawa dua piala di tahun 2018.
Tubuh mungil dan kecepatannya menjadi salah satu keunggulan pemain kelahiran Pematangsiantar, Medan, Sumatera Utara ini.
Melihat skill yang dimiliki Rico, Luis Milla diminta untuk memanggil sang pemain. (*)