MerahPutih.com - TikTok menjadi salah satu platform yang ikut mendorong popularitas musik dangdut sepanjang 2026. Berbagai potongan lagu yang digunakan sebagai latar video pendek, tantangan menari, hingga konten komedi berhasil menarik perhatian pengguna dan membuat sejumlah sound dangdut ramai digunakan di halaman For You Page (FYP).
Tren musik yang berkembang pun semakin beragam. Genre hipdut, perpaduan unsur hip-hop, rap, dan dangdut, semakin menarik perhatian generasi muda melalui karakter musik modern. Sementara itu, dangdut koplo tetap mempertahankan popularitasnya berkat irama khas yang mengundang pendengar untuk bergoyang serta lagu-lagu yang dekat dengan keseharian masyarakat.
Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa popularitas musik dangdut di media sosial tidak hanya ditentukan oleh lagu-lagu baru. Lagu yang dibawakan ulang, dikemas dalam aransemen remix, hingga dipopulerkan melalui tantangan menari juga berpeluang menjangkau pendengar baru.
Berikut 10 sound hipdut dan dangdut yang masuk dalam daftar pilihan untuk menelusuri tren musik TikTok sepanjang 2026.
Baca juga:
Dangdut Goes to UNESCO: Kenali 13 Musisi yang Membentuk Wajah Dangdut Indonesia
Lagu Hipdut dan Dangdut Gen Z yang Viral di TikTok
'My Mine Gueh (MMG)' — Naykilla
My Mine Gueh (MMG) menjadi salah satu representasi tren hipdut yang memadukan karakter hip-hop dengan unsur dangdut. Naykilla menghadirkan pendekatan musik yang dekat dengan selera generasi muda.
Perpaduan tersebut menjadikan lagu ini sebagai pilihan untuk mengiringi konten video pendek sekaligus meramaikan tren musik di FYP TikTok.
'Astaga Bercanda' — Akbar Chalay & Bunga Reyza (Mingse)
Mengusung karakter musik yang cocok untuk konten joget dan dance challenge, Astaga Bercanda turut meramaikan tren dangdut di media sosial.
Potongan audio lagu ini dapat diadaptasi ke berbagai format video pendek. Karakter musiknya membuat Astaga Bercanda menjadi salah satu pilihan sound bagi pengguna yang ingin membuat konten hiburan.
'Bintang 5' — Jemsii & Tenxi
Jemsii dan Tenxi merupakan nama yang lekat dengan perkembangan hipdut. Melalui Bintang 5, keduanya menghadirkan warna musik yang mempertemukan unsur hip-hop dengan tren dangdut modern.
Lagu ini sekaligus memperlihatkan semakin terbukanya batas antargenre dalam musik populer Indonesia, terutama melalui kreativitas musisi muda dalam menggabungkan berbagai karakter musik.
'Mejikuhibiniu' — Tenxi, Jemsii & Suisei
Masih menghadirkan perpaduan hip-hop dan dangdut, Mejikuhibiniu menjadi salah satu contoh perkembangan musik hipdut di kalangan musisi muda.
Kombinasi karakter vokal modern dan irama yang mudah melekat di telinga menjadi daya tarik tersendiri. Lagu ini juga memperlihatkan bagaimana eksplorasi lintas genre menghasilkan warna baru dalam musik populer.
'Kicau Mania' — Ndarboy Genk & Banditoz Yaow 86
Berbeda dari lagu-lagu hipdut lainnya, Kicau Mania menghadirkan karakter dangdut Jawa yang dekat dengan keseharian masyarakat.
Lagu ini turut menarik perhatian melalui tren tarian dan konten komedi di media sosial. Salah satu fenomena yang ikut mewarnai penggunaannya adalah kesalahpahaman sebagian pengguna dalam mendengar lirik atau dikenal sebagai salah dengar lirik.
Baca juga:
Dari Rhoma Irama hingga Hipdut, Perjalanan Dangdut yang Terus Berevolusi
Dangdut Koplo dan Lagu Hits yang Ikut Meramaikan FYP
'Saat Bahagia' — Eby & Zahra
Duet Eby dan Zahra melalui Saat Bahagia menghadirkan pilihan bagi pendengar yang menyukai lagu dangdut bernuansa romantis.
Karakter vokal keduanya membuat lagu ini cocok digunakan sebagai latar konten musik maupun video keseharian. Lagu tersebut juga masuk dalam daftar pilihan sound dangdut yang patut diperhatikan sepanjang 2026.
'Rembulan Bersinar Lagi' — Tasya Rosmala
Tasya Rosmala turut hadir dalam daftar rekomendasi sound dangdut melalui lagu Rembulan Bersinar Lagi.
Nuansa melodinya yang kuat menjadi daya tarik bagi pendengar yang menyukai dangdut dengan karakter vokal khas dan aransemen yang lekat dengan pertunjukan koplo.
'Dirantai Digelangi Rindu' — Happy Asmara / Royal Music
Mengangkat tema kerinduan, Dirantai Digelangi Rindu hadir dengan nuansa dangdut yang dekat dengan pendengar pencinta lagu-lagu emosional.
Nama Happy Asmara sendiri lekat dengan perkembangan dangdut koplo dan lagu-lagu berbahasa Jawa yang memiliki basis penggemar luas di platform digital.
'Laksana Surgaku' — Versi Dangdut Koplo, Termasuk Shinta Arsinta
Laksana Surgaku menjadi salah satu lagu yang mendapatkan warna berbeda melalui berbagai versi aransemen dangdut koplo, termasuk yang dibawakan Shinta Arsinta.
Lagu ini kerap muncul dalam kompilasi DJ dan dangdut koplo. Aransemen yang lebih ritmis memberikan nuansa baru dibandingkan versi sebelumnya, sekaligus memperlihatkan bagaimana lagu yang sudah dikenal dapat kembali menarik perhatian melalui penampilan ulang penyanyi dangdut.
'Ngamen 88' — Yeni Inka & Yesa Oktavia
Menutup daftar ini, ada Ngamen 88 yang dibawakan Yeni Inka dan Yesa Oktavia. Keduanya menghadirkan warna dangdut yang berakar pada tradisi musik panggung.
Kehadiran lagu ini melengkapi gambaran perkembangan musik dangdut di TikTok, ketika karakter koplo tetap memiliki tempat di tengah popularitas hipdut yang semakin berkembang. (Far)