Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PDIP Solo Laporkan Respati-Astrid ke Bawaslu Setelah Bagi-bagi Sembako saat Blusukan bersama Gibran

Frengky Aruan - Selasa, 11 Januari

MerahPutih.com - DPC PDIP Solo melaporkan pasangan calon Respati Ardi-Astrid Widayani, yang diusung KIM Plus di Pilkada Solo 2024 ke Bawaslu, Rabu (11/9).

Laporan tersebut karena adanya bagi-bagi sembako saat blusukan bareng Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka di sejumlah lokasi kelurahan di Solo, Selasa (10/9).

Wakil Ketua DPC PDIP Bidang Politik Hukum Perundang-undangan dan Advokasi Rakyat, Suharsono, mengatakan pembagian paket berisi sejumlah sembako, seperti minyak goreng, disertai susu dan buku itu terjadi di Kelurahan Sondakan dan Gilingan.

“Kami mendapatkan laporan berupa foto dan video bagi-bagi sembako saat paslon tersebut blusukan. Barang bukti itu sudah kami dilaporkan ke Bawaslu,” kata Suharsono, Rabu (11/9).

Menurutnya, tindakan ini tidak bisa dibiarkan sehingga KPU dan Bawaslu harus bertindak tegas.

“Bawaslu dan KPU bisa mencegah tindakan yang mencederai demokrasi. Itu tindakan yang merusak demokrasi dan mengotori Pemilu yang harus dihentikan segera oleh penyelenggara pemilu,” kata dia.

Baca juga:

Dugaan Gratifikasi Shopee di Solo, Gibran: Profesional Kerja Sama

Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPC PDIP Solo, YF Sukasno, mengatakan pihaknya juga mendapatkan pesan ejekan. Dalam ejekan tersebut, disebut jika paslon dari PDIPjika tidak bagikan sembako tidak usah ikut Pilkada.

“Ada yang WA ‘Pak ini pembagian sembako tidak merata, warga banyak yang tidak dapat.’ Ada yang ngomong ‘jagone kana wis andum sembako, jagomu nek ora andum sembako ora usah melu Pilkada,’ kata Sukasno.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Solo Budi Wahyono membenarkan adanya laporan dari DPC PDIP Solo tersebut dan ditindaklanjuti. Untuk tahapan KPU sendiri saat ini belum ada penetapan paslon di Pilkada Solo 2024.

“Karena belum ada penetapan paslon di Pilkada Solo 2024, kegiatan Respati-Astrid bagian dari sosialisasi,” ujar Budi.

Meskipun demikian, ia mengimbau pada bakal calon tidak melakukan upaya-upaya, misalnya pembagian sembako dan uang.

“Tapi kalau sekadar memasang alat peraga sosialisasi, itu bagian dari mereka rebut ruang untuk sosialisasi," katanya

Adapun Ketua DPC Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno, menyebut pembagian sembako yang dilakukan Respati-Astrid adalah hal yang wajar. Sementara itu, KPU juga belum menetapkan Paslon di Pilkada Solo 2024.

“Sekarang belum ada tahapan penetapan calon Pilkada Solo. Pembagi sembako, itu belum melanggar, kan belum ada penetapan. Kalau sudah ada penetapan, itu membagi sembako sudah salah,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Artikel Asli