Top 10 Survivor of The Year

Tokopedia, Pahlawan UMKM di Masa Pandemi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 21 Desember 2020
Tokopedia, Pahlawan UMKM di Masa Pandemi

Sebanyak 9,9 juta penjual bergabung di Tokopedia. (Foto: Instagram/@liamtanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DESTRIANA cepat-cepat mengganti password semua akun di aplikasi belanja daring, pembayaran daring, media sosial, hingga chatting. Pekerja swasta bagian administrasi di bilangan Sudirman tersebut sampai harus memproteksi dua langkah.

Semua langkah proteksi digital dilakukan setelah beroleh kabar melalui akun berita di media sosial tentang kebobolan data pelanggan di Tokopedia. "Saya sering transaksi di situ (Tokopedia). Nyambung OVO lagi. Makanya was was juga," kata Destriana cemas.

Baca juga:

William Tanuwijaya, Berani Baru Membangun Tokopedia

Sejak saat itu, ia menunda bertransaksi di aplikasi berlogo kantung belanja berupa burung hantu hijau tersebut. "Abis itu kan diskon gede. Tapi mending tahan-tahan aja dulu daripada data pribadi saya kenapa-kenapa kan". Destriana memutuskan berbelanja di toko sebelah.

Pada Maret 2020 terjadi pencurian data pengguna Tokopedia. Sebanyak 91 juta akun pengguna diperjual belikan.

Data tersebut termasuk nama pengguna, email, dan hash pasword. Semua data tersebut tersimpan di file database PostgreSQL kemudian disebar di forum online.

Kebobolan tersebut terjadi di masa awal pandemi COVID-19 saat terjadi perubahan pola konsumsi dari belanja langsung beralih ke daring.

Meski terjadi pencurian data, Tokopedia menyatakan informasi pengguna tetap aman dan terlindungi. VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengatakan password pengguna tetap terjaga.

Tokopedia menggunakan sistem kode OTP (one time password) untuk melindungi data pengguna. Keamanan sistem ini terjamin karena hanya bisa diakses secara real-time oleh pemilik akun.

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, ikut turun tangan mengatasi kasus kebobolan data pelanggan. William menyurati semua penggunanya untuk mengklarifikasi kebocoran data tersebut.

Sejak 11 tahun lahir, menurut William, Tokopedia selalu memprioritaskan keamanan data pengguna. Peningkatan sistem keamanan juga terus dilakukan demi kenyamanan setiap pengguna.

Selain itu, ada tiga poin penting disampaikan William kepada pengguna. Pertama, dalam mengatasi masalah tersebut, Tokopedia langsung melakukan proses investigasi. Kedua, ada kerjasama dengan pemerintah dalam investigasi. Terakhir, Tokopedia mengandalkan institusi keamanan siber kelas dunia.

Tokopedia mengalami kebocoran data pada Maret 2020. (Foto: Pexels/Pixabay)

Meski beberapa pelanggan, seperti Destriana memutuskan menyetop transaksi, nyatanya 9,9 juta penjual baru telah bergabung di Tokopedia sampai kini. Jumlah tersebut membuktikan para pengusaha tetap percaya dengan Tokopedia bahkan semangat berkarya di tengah pandemi. Meski situasi sulit para penjual tetap berusaha survive di masa pandemi.

'Pahlawan UMKM' agaknya memang cocok menjadi julukan Tokopedia. Dari jumlah penjual tersebut hampir 100 persen merupakan pengusaha UMKM. Bahkan, 94 persennya berskala ultra mikro.

"Artinya, ada peningkatan sebesar lebih dari 2,7 juta dari 7,2 juta penjual sejak sebelum pandemi Januari lalu," ujar External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya kepada merahputih.com lewat email.

Prinsip Tokopedia ke depannya memang ingin terus mendorong akselerasi platform digital bagi para UMKM. E-commerce tersebut melakukan beberapa kolaborasi dengan tujuan memajukan produk lokal. Misalnya program #SatuDalamKopi. Pada program tersebut, Tokopedia bekerjasama dengan pemerintah dan seribu pegiat usaha kopi mengusung kopi nusantara.

Di Program #BanggaBuatanIndonesia, Tokopedia juga terlibat di dalam misi mengakselerasi adopsi platform digital bagi para pegiat usaha, khususnya UMKM. Dengan begitu, bisnis yang masih sepenuhnya dikelola luring, dapat segera beroperasi kembali lewat kanal daring.

"Kami percaya, salah satu kunci beradaptasi di tengah pandemi adalah berkolaborasi dan berinovasi," papar Ekhel.

Tokopedia juga berkolaborasi di program 'Tokopedia Nyam' bersama dengan pegiat usaha makanan dan minuman. Kemudian di Indonesia Fashion Week, Tokopedia menggandeng pegiat usaha lokal dari industri fesyen.

Baca juga:

Cara Haykal Kamil Survive di Bisnis Fashion Muslim saat Pandemi

Kolaborasi terakhir Tokopedia, lanjut Ekhel, terselenggara pada program Pasar Cikurubuk Online. Program tersebut menggandeng Pemerintah Tasikmalaya dan Bank Indonesia Wilayah Tasikmalaya untuk mensukseskan transformasi digital di Pasar Cikurubuk nan terdampak pandemi.

Tokopedia berkolaborasi untuk survive di pandemi. (Foto: Pexels/fauxels)

"Melalui sejumlah inisiatif tersebut, kami melihat antusiasme masyarakat, baik dalam menciptakan peluang bisnis daring maupun memenuhi kebutuhan tanpa harus keluar rumah," tambah Ekhel.

Menurut Ekhel, Tokopedia ke depannya akan tetap fokus membantu para pegiat usaha lokal, khususnya UMKM. Tokopedia ingin mengakselerasi adopsi platform digital agar UMKM dapat tetap beradaptasi di tengah pandemi. "Salah satunya dengan menyediakan panggung seluas-luasnya bagi para pegiat usaha," imbuhnya.

Praktiknya, kata Ekhel, dengan menyediakan pendampingan dan akses terhadap materi edukasi dalam bentuk kelas online atau webinar bagi pebisnis baru. Materi ini juga diberikan sebagai bahan pembelajaran penjual di Tokopedia melalui Pusat Edukasi Seller.

"Tema yang diangkat sangat beragam, mulai dari cara membuka toko, tips mendapat pesanan pertama, keuntungan berjualan online, membuat konten promo menarik, dan lainnya," paparnya.

Para pegiat usaha bisa mendapatkan akses terhadap berbagai fitur praktis untuk meningkatkan penjualan. Misalnya, seperti Dekorasi Toko, Voucher Toko, Rilisan Spesial, Broadcast, TopAds, hingga Bebas Ongkir.

Program tersebut juga bukan sekadar formalitas. Ada bukti UMKM sukses setelah mengikuti program ini. Contohnya, Manis, penjual kopi asal Probolinggo. Setelah mengikuti rangkaian edukasi lewat Tokopedia, penjualannya meningkat lewat Jualan Masboy secara signifikan.

Ekhel menyebut selama pandemi COVID-19, pegiat usaha memiliki kanal pemasaran daring dinilai lebih tangguh. Mereka berhasil membuat bisnis tetap berjalan walau adanya pembatasan sosial selama pandemi. "Sehingga lapangan pekerjaan pun tetap dapat dipertahankan. Mengingat UMKM adalah penyumbang lebih dari 60 persen PDB," tukasnya. (ikh)

Baca juga:

Jaga Kualitas dan Inovasi Cara Survive ala Dapur Cokelat

#Fashion #Teknologi #Breaking #Desember Survive #E Commerce #UMKM
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Olahraga
Persebaya Surabaya Resmi Umumkan Bergabungnya Ramadhan Sananta
Persebaya Surabaya secara resmi mengumumkan perekrutan Ramadhan Sananta, Rabu, 17 Juni 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Juni 2026
Persebaya Surabaya Resmi Umumkan Bergabungnya Ramadhan Sananta
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan