Survei Indo Barometer: Jokowi dan Ahok Unggul Atasi Permasalahan Jakarta Dibanding Anies

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 16 Februari 2020
Survei Indo Barometer: Jokowi dan Ahok Unggul Atasi Permasalahan Jakarta Dibanding Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersalaman dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Direktur Indo Barometer Mochammad Qodari menilai, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dianggap Gubernur paling sukses dalam menangani persoalan banjir di ibu kota Jakarta. Bahkan diatas Joko Widodo yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI.

"Ahok mendapatkan apresiasi 42%, disusul Joko Widodo (25%), dan Anies Baswedan (4,1%)," kata Qodari dalam pemaparan survei di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (16/2).

Baca Juga

Ada Fasilitas Parkiran Mobil di Rumah DP 0 Rupiah

Untuk masalah kemacetan, Ahok juga dianggap paling sukses mengatasinya. Ia mendapat presentase 35,3 persen, disusul Joko Widodo 25,3 persen, dan Anies Baswedan 8,3 persen.

Namun, untuk masalah pendidikan, gubernur Jakarta yang dianggap paling berhasil adalah Joko Widodo 35,1 persen, disusul Anies Baswedan 25,3% dan Basuki Tjahaja Purnama 15,3 persen.

Untuk masalah kesehatan, gubernur Jakarta yang dianggap paling berhasil adalah Joko Widodo 35,7 persen, disusul Anies Baswedan 20,4 persen, dan Basuki Tjahaja Purnama 17,8 persen.

Lalu, masalah ekonomi warga, gubernur Jakarta yang dianggap paling berhasil adalah Joko Widodo 33,8 persen, disusul Basuki Tjahaja Purnama 18,4 persen dan Anies Baswedan 18 persen. "Ini artinya kinerja Gubernur Anies saat ini kurang mendapatkan apresiasi dari warga," jelas Qodari.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersalaman dengan Presiden Joko Widodo. (Foto Antara/Wahyu Putro A)

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto yang hadir dalam diskusi ini tak setuju jika penilaian pengentasan banjir hanya diukur per kepala daerah. Menurut Bima, sebagai penyangga Jakarta, Bogor juga memiliki peran dalam mengatasi persoalan banjir.

"Curah hujan di Bogor mempengaruhi ibu kota Jakarta," ungkap pria yang hobby lari ini.

Bima menambahkan, keberhasilan Anies dalam menangani banjir juga patut diapresiasi. "Kemampuan mas Anies cukup bagus. Baru lima menit terjadi banjir, langsung ada tim dari Pemprov DKI yang ikut melakukan penanganan," terang Bima yang mengenakan kemeja biru ini.

Baca Juga:

Akhirnya Ajak Swasta di Proyek Rumah DP 0 Rp, Begini Dalih Anies

Survei ini dilaksanakan pada 9 – 15 Januari 2020. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1.200 responden. Margin of error sebesar ± 2.83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan. (Knu)

#Anies Baswedan #Basuki Tjahaja Purnama #Jokowi #Gubernur DKI Jakarta #Indo Barometer
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Hasil studi mengonfirmasi bahwa arus perpindahan sentimen positif dari figur personal menuju institusi partai, khususnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Indonesia
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Jokowi menanggapi penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah UGM. Ia menegaskan akan mengikuti proses hukum yang berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Indonesia
Roy Suryo Ditangkap Polisi, Pengacara Protes Keras
Refly mengungkapkan Dokter Tifa ditangkap pada pagi hari tepat menjelang pelaksanaan ujian disertasi atau seminar hasil akademiknya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Roy Suryo Ditangkap Polisi, Pengacara Protes Keras
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Roy Suryo Dibebaskan dari Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Roy Suryo dikabarkan dibebaskan dari kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Roy Suryo Dibebaskan dari Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa sudah lengkap alias P21. Keduanya akan segera disidang.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Kasus ijazah Jokowi kini berlanjut ke Pengadilan Tinggi Semarang. Penggugat pun mengajukan banding atas kasus tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Bagikan