Games

Sengit, Epic Games Tak Memperbolehkan Apple Gunakan Unreal Engine

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2020
Sengit, Epic Games Tak Memperbolehkan Apple Gunakan Unreal Engine

Semua perangkat Apple tak bisa memakai Unreal Engine setelah 28 Agustus 2020 (Foto: Twitter/UnrealEngine)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERAWAL dari permasalahan transaksi untuk game Fortnite dari Epic Games, game battle royale tersebut terpaksa harus kehilangan para pemainnya di platform Apple. Kedua perusahaan dikabarkan akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan ini dalam waktu dekat.

Belum sempat bertemu di meja hijau, Epic Games telah melontarkan serangan dengan merilis trailer Nineteen Eighty-Fortnite. 'Serangan' ini akan sangat krusial bagi ranah gaming di platform Apple.

Dilansir dari laman Washington Post, Epic Games harus menutup kerjasama dengan perangkat Apple untuk engine teranyar miliknya, yakni Unreal Engine pada 28 Agustus 2020.

Baca juga:

Epic Games Singgung Apple Lewat Trailer 'Ninteteen Eighty-Fortnite'

Teknologi milik Epic Games itu tak hanya berkontribusi di ranah game saja, melainkan dunia film, bisnis, dan acara TV. Seperti serial The Mandalorian, yang beberapa proyeknya menggunakan Unreal Engine.

Salah satu staff khusus dari Epic Games mengumumkan peperangan ini kepada Washington Post. Dari penangguhan Unreal Engine, perangkat Apple disinyalir tidak bisa memainkan game terbaru yang menggunakan Unreal Engine.

Baca juga:

Sony Investasi Besar ke Epic Games demi Unreal Engine 5

Dari penangguhan Epic Games Store di perangkat Apple, game di platform Steam yang menggunakan Unreal Engine juga tidak bisa dimainkan di perangkat Apple. Termasuk beberapa game teranyar di App Store, di antaranya Mortal Kombat, Injustice 2, dan Overhit terpaksa keluar dari App Store.

"Apple bukan hanya sekedar membuang Fortnite dari App Store, tetapi Apple menyerang keseluruhan bisnis Epic Games. Kerusakan pada proyek bisnis Epic Games kedepannya, dan reputasi, serta kepercayaan kepada pelanggannya 'tidak bisa diukur', dan 'tidak dapat diperbaiki'. Keputusan jangka pendek ini harus dilakukan agar Apple tidak menghancurkan Epic Games sebelum bertemu di meja hijau," tulis pengacara pada dokumen gugatan kepada Apple.

Sengit, Epic Games Tak Memperbolehkan Apple Gunakan Unreal Engine
Infinity Blade. Game kolaborasi Apple dan Unreal Engine (Foto: Screen Rant)

Mungkin memang keputusan Epic Games untuk menghancurkan Apple melalui penangguhan Unreal Engine akan berdampak ke pihak lain. Termasuk salah satu developer bernama Brianna Wu yang telah mengabdi kepada Apple untuk membawa game-game terkini dari Unreal Engine untuk iOS seperti Infinity Blade di 2010.

"Sudah lama proyek Infinity Blade usai, tetapi memang benar bahwa memakai Unreal Engine di iOS pada saat itu sangatlah riskan. Apple juga memiliki engine sendiri yakni Xcode, dan memaksa kami sebagai para developer untuk menggunakannya. Tetapi engine tersebut terasa usang, dan memiliki performa yang sangat jauh bila dibandingkan dengan Unreal Engine," ujar Wu pada wawancaranya dengan Washington Post.

Singkat cerita mengenai kasus ini, Epic Games diklaim kehilangan jutaan pemain Fortnite yang bermain di platform iOS dan Mac pasca keluar dari App Store. Hal ini dikarenakan peraturan Apple yang meraup 30 persen pendapatan dari Epic Games melalui pembayaran via App Store.

Karena monopoli tersebut, Epic Games memberikan usul kepada Apple berupa pembayaran secara langsung melalui Epic Games Store, tetapi Apple menolak usulan tersebut. Epic Games malah dianggap melanggar peraturan yang telah Apple buat untuk publikasi game di App Store. (dnz)

Baca juga:

Fortnite Akan Hadir di PlayStation 5 dan Xbox Series X

#Apple #Game #Epic Games
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Lifestyle
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Kementerian Ekraf dalam hal ini juga telah menerima penghargaan sebagai Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik yang diberikan pada ajang Musyawarah Nasional Indonesia Esports Association (Munas IESPA) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Indonesia
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Pemerintah menguatkan pendidikan karakter anak di lingkungan sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Fun
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Indonesia menjadi salah satu negara pertama peluncuran fitur ini.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Lifestyle
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Tekno
Bocoran iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Uji Layar Lengkung dan Desain Full Screen
Apple sedang menyiapkan iPhone edisi 20 tahun. Kabarnya, HP tersebut akan hadir dengan layar lengkung di empat sisi.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Bocoran iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Uji Layar Lengkung dan Desain Full Screen
Lifestyle
Deretan Pemain Baru Film Liminal Adaptasi Novel Grafis Berjudul Telepath
Cerita film Liminal mengambil latar dunia yang berubah drastis setelah gangguan elektromagnetik misterius terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Deretan Pemain Baru Film Liminal Adaptasi Novel Grafis Berjudul Telepath
Tekno
iPhone 18 Dirumorkan Malah Turun Kasta Demi Hemat Biaya, Jadi Produk 'Low Budget'?
Meskipun tetap mengusung nama A20, Apple kemungkinan besar menggunakan metode chip binning atau pengurangan jumlah inti (core) aktif
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
iPhone 18 Dirumorkan Malah Turun Kasta Demi Hemat Biaya, Jadi Produk 'Low Budget'?
Bagikan