Polisi Periksa Sejumlah Sudut Gereja Antisipasi Aksi Teror Saat Perayaan Natal

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 24 Desember 2019
 Polisi Periksa Sejumlah Sudut Gereja Antisipasi Aksi Teror Saat Perayaan Natal

Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Tariq (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kepolisian melakukan sejumlah sterilisasi jelang perayaan malam Natal. Ada beberapa gereja yang menjadi fokus sterilisasi, antara lain GPIB Paulus.

Kepolisian dari Brimob Polda Metro Jaya tampak memeriksa sejumlah sudut gereja antara lain bangunan dalam gereja seperti kursi-kursi, altar, pernak pernik gereja hingga halamam luar.

Baca Juga:

Pernyataan Menteri Agama Soal Polemik Natal di Sumbar Lukai Hati Umat Nasrani

Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Tariq mengatakan, sterilisasi menggunakan alat pendeteksi bom ini untuk mencegah adanya bahan peledak yang membahayakan.

Polisi melakukan sterilisasi di GPIB Paulus Jakarta Pusat
Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di GPIB Paulus, Jakarta (MP/Kanu)

"Untuk langkah - langkah pencegahan terkait adanya dugaan bom, benda mencurigakan dan lainnya," kata Guntur di GPIB Paulus, Jakarta Pusat, Selasa (24/12).

Guntur melanjutkan, untuk pengunjuk pemeriksaan akan diperiksa yang bakal masuk ke gereja.

"Jemaat kami periksa secara random. Dimana ada tas- tas yang mencurigakan kami periksa" kata Guntur.

Beberapa gereja yang menjadi atensi pengamanan Kepolisian adalah GPIB Paulus, Kanisius, Santa Theresia, HKBP dan Gereja Angkilan.

Sementara untuk ormas sampai saat ini belum ada keterlibatan untuk membantu pengamanan. Namun, kepolisian membuka ruang ormas yang ingin ikut.

"Pengamanan akan berlangsung sampai tanggal 1 Januari," jelas Guntur.

Polisi dari unit Jihandak melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Jakarta
Petugas kepolisian dari unik Jihandak melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Jakarta (MP/Kanu)

Sementara, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Raden Muhammad Jauhari mengatakan, kerawanan-kerawanan yang harus diperhatikan diantaranya lokasi seputaran gereja.

"Agar benar-benar steril dari Ancaman apapun maupun kelompok-kelompok yang akan mengganggu jalannya ibadah natal," jelas Jauhari.

Ia mengatakan, kerawanan dari kejahatan yang bisa terjadi setiap saat.

Baca Juga:

Mendagri Tindak Lanjuti Dugaan Pelarangan Natal di Sumatera Barat

"Lalu ada tempat parkir, kepada pengelola agar menyediakan tempat parkir agar tidak menyebabkan kemacetan, dan diusahakan terdapat cctv agar apabila ada pencurian ataupun tindak pidana lainnya dapat termonitor dan terekam camera,"jelas Jauhari.

Jauhari berharap jangan sampai terjadi konflik atau sengketa antar warga yang dapat terganggunya jalannya ibadah Natal.(Knu)

Baca Juga:

GBIS Kepunton Pernah Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Polresta Surakarta Sisir Sejumlah Gereja

#Natal #Polda Metro Jaya #Polres Jakarta Pusat #Pengamanan Hari Raya
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Indonesia
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Kedua orang tersebut masih diperiksa secara intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Indonesia
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Polisi akan menjamin pelaksanaan aspirasi dari mahasiswa berjalan dengan baik.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Bagikan