Pilpres 2019

Pengamat: Blunder Sandi Bikin Pemilih NU dan Islam Konservatif Menjauh

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 15 November 2018
Pengamat: Blunder Sandi Bikin Pemilih NU dan Islam Konservatif Menjauh

Ikrama Masloman (kiri) bersama peneliti LSI Denny JA di Jakarta (Foto: LSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tindakan Sandiaga Uno melangkahi makam KH Bisri Syansuri beberapa waktu lalu dinilai berpengaruh pada suara Prabowo-Sandi dari kalangan Islam konservatif dan tradisional. Menurut pengamat politik yang juga peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman, makam apalagi seorang tokoh bagi golongan muslim tradisional merupakan tempat yang harus dihormati.

Apalagi, lanjut Ikrama, makam KH Bisri yang merupakan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang selalu jadi tempat tujuan ziarah kaum nahdliyin.

Tindakan Sandi tersebut bisa jadi sebuah blunder politik yang pada ujungnya merugikan pasangan Prabowo-Sandi sendiri.

"Tindakan itu berpengaruh pada segmen pemilih muslim konservatif dan tradisional bahwa makam tidak boleh dilangkahi sehingga akan berefek negatif pada pasangan tersebut," kata Ikrama di Kantor LSI Denny JA, di Jakarta, Rabu (14/11) kemarin.

Peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman
Peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman (Foto: Screenshot JakTV)

Menurut dia, di kalangan pemilih, ulama merupakan sosok yang sentral sehingga sangat dihormati, sehingga apabila ada tokoh yang tindakannya dianggap melecehkan ulama maka akan mengurangi dukungan masyarakat.

Dia mengatakan di kalangan muslim konservatif dan tradisional, ziarah makam menjadi aktivitas rutin yang dilakukan terutama makam ulama besar dan berpengaruh.

"Kalau makam tidak dihormati maka akan menyinggung perasaan umat Islam," ujarnya.

Dia menilai wajar kalau orang-orang yang berasosiasi dengan NU dan orang yang menghormati kharisma ulama bereaksi dengan tindakan Sandi tersebut.

Sandiaga Uno saat langkahi makam KH Bisri Syansuri
Sandiaga saat langkahi makam KH Bisri Syansuri (Foto: Net)

Sebelumnya, dalam sebuah video berdurasi 14 detik, Sandiaga Uno terekam melangkahi makam ulama dan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Dalam video itu, Sandi awalnya melakukan tabur bunga di makam KH Bisri Syansuri, setelah selesai, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu terlihat melangkahi makam tersebut untuk beralih menabur bunga ke makam lain.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade sebagaiman dilansir Antara menegaskan insiden Sandi melangkahi makam bukan suatu kesengajaan.

Menurut dia, Sandi punya niat baik dalam ziarah tersebut dan tidak bermaksud melecehkan dengan secara tidak sengaja melangkahi makam yang disebut makam KH Bisri Syansuri.

Sandiaga Uno pun sudah menyampaikan permohonan maaf terkait dirinya melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Bisri Syansuri yang viral di media sosial tersebut.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: 'Raja Jokowi' Terpampang di APK, PDI Perjuangan Tuding Ada Jurus Baru Black Campaign

#Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #Prabowo Subianto # NU
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Prabowo mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mereformasi tata kelola BUMN yang dinilai tidak produktif dan jumlahnya terlalu banyak. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Indonesia
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Pemerintah memutuskan harga MinyaKita tetap Rp 15.700 per liter. Daya beli masyarakat tetap dijaga meski harga minyak sawit dunia naik.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Indonesia
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Untuk tema muktamar nantinya intinya juga sama yakni menjaga maruah NU dan memperkaya khidmat untuk kemasyarakatan bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Indonesia
Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Bunga anggrek milik Presiden Prabowo dan Seskab Teddy datang bersamaan.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
 Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Indonesia
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Terdapat empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang yang ditetapkan di Konbes Al Falah Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Prabowo Instruksikan Persiapan Matang Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030
Presiden RI, Prabowo Subianto, menginstruksikan persiapan matang timnas Indonesia menjelang kualifikasi Piala Dunia 2030.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Prabowo Instruksikan Persiapan Matang Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030
Indonesia
Prabowo Dukung Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030, Erick Thohir: Harus Dipersiapkan secara Matang
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendukung timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Ketum PSSI, Erick Thohir mengatakan, persiapannya harus matang.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Prabowo Dukung Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030, Erick Thohir: Harus Dipersiapkan secara Matang
Indonesia
PN Jakarta Pusat Serahkan Lahan dan 15 Bangunan Hotel Sultan ke Pemerintah
PN Jakarta Pusat akhirnya menyerahkan 15 bangunan Hotel Sultan kepada pemerintah. Penyerahan itu sudah dilakukan usai proses eksekusi, Kamis (18/6).
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
PN Jakarta Pusat Serahkan Lahan dan 15 Bangunan Hotel Sultan ke Pemerintah
Indonesia
Prabowo Terima 20 Poin Evaluasi Haji 2026, Syarat Kesehatan 2027 Bakal Lebih Ketat
Presiden Prabowo menerima 20 poin evaluasi haji 2026. Pemerintah akan memperketat syarat kesehatan jamaah haji 2027 untuk menekan angka kematian.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Terima 20 Poin Evaluasi Haji 2026, Syarat Kesehatan 2027 Bakal Lebih Ketat
Bagikan