Tekonologi

Museum ini Menawarkan Penyelaman Virtual Menakjubkan

Leonard Leonard - Jumat, 04 September 2020
Museum ini Menawarkan Penyelaman Virtual Menakjubkan

Menawarkan penyelaman virtual yang imersif. (Foto: visitmonaco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEMAJUAN teknologi membuka berbagai kemungkinan di masa depan. Termasuk merasakan pengalaman secara virtual. The Oceanographic Museum di Monako menawari pengunjung kesempatan untuk melakukan penyelaman virtual ke dasar laut dalam sebuah pameran yang belum lama ini diresmikan.

Pemasangan instalasi tersebut merupakan bentuk usaha terbaru museum untuk meningkatkan kesadaran seputar perlunya konservasi laut. Pameran itu bertujuan agar kita tidak kehilangan spesies laut yang berharga saat Bumi mengalami perubahan iklim yang semakin parah.

Baca juga:

Norwegia Bikin Tempat untuk Mengamati Paus

1
Untuk meningkatakan kesadaran perlunya konservasi laut. (Foto: electatravels)

Para tamu tenggelam dalam pameran bawah air 360 derajat yang menampilkan Great Barrier Reef ke keempat dinding secara real-time. Digambarkan sebagai "replika virtual" terumbu karang Australia yang ikonik, sajian ini adalah kesempatan langka untuk bertemu dengan semua jenis spesies. Dari karang berpendar hingga paus bungkuk, kamu diundang hadir ke habitat mereka.

Meskipun hanya menutupi 0,2 persen dasar laut dunia, terumbu karang adalah rumah bagi 25-30 persen keanekaragaman hayati laut. Oase kehidupan ini penting bagi umat manusia dalam banyak hal, menghadapi kepunahan massal akibat pencemaran laut dan naiknya permukaan laut.

Melansir laman Euro News, pencemaran plastik tidak hanya menjadi masalah global. Namun dengan permukaan laut yang semakin tinggi, pestisida dan nutrisi yang digunakan dalam pertanian dapat berakhir di perairan pesisir. Dapat mengakibatkan penipisan oksigen yang akan membunuh tanaman laut dan kerang.

Pameran imersif seperti ini memiliki kekuatan untuk menawarkan kepada kita tingkat interaksi yang lebih baik dengan kehidupan di bawah laut. Melalui kombinasi gambar nyata dan gambar yang dihasilkan komputer, pengalaman menjadi hidup dan digambarkan sebagai "ultra-realistis".

Sama seperti penyelam dalam penjelajahannya, spesies berbeda dapat dilihat bergerak secara alami di sekitar ruangan dan akan berkomunikasi sesuai dengan perilaku, gerakan, dan gerak tubuh kamu.

Baca juga:

Keren, Fakultas Universitas Berkonsep Ramah Lingkungan

2
Menampilankan pameran bawah air 360 derajat. (Foto: reefbuilders)

“Kami ingin menawarkan pilihan momen menyelam paling indah dalam waktu singkat. Untuk menggerakkan dan menantang penonton agar mempertimbangkan masa depan ekosistem dalam bahaya,” kata Eva Muller, Kepala Departemen Pameran.

Seberapa realistis pengalaman tersebut? Saat kamu masuk, barakuda bergegas ke arah kamu dan kemudian menghindari kamu pada menit terakhir. Sementara kerang raksasa mendekat dan sotong mengubah kamuflase mereka.

Di bawah kaki, bioluminesensi plankton perlahan terungkap dan hiu karpet berenang menjauh untuk bersembunyi, menunggu mangsanya. Terdapat 650 m² proyeksi untuk dijelajahi dan 60 spesies untuk dijelajahi secara total.

Teknologi canggih ini memungkinkan Oceanographic Museum of Monaco untuk mendorong batasan dari apa yang mungkin. Menciptakan hubungan antara umat manusia di bumi dan ekosistem di bawah laut. Pameran ini merupakan peninggalan Pangeran Albert I, yang dijuluki "Prince of the Seas", pendiri Institut Oseanografi.

“Ini adalah sistem yang sangat ambisius dengan tingkat ketelitian ilmiah yang belum pernah terjadi sebelumnya, presisi skenaristik, dan fluiditas rendering,” kata Olivier Ferracci dari perusahaan acara konseptual Dreamed By Us. “Dari sudut pandang ini, kita dapat mengatakan bahwa ini hampir menjadi yang pertama di dunia.” (lgi)

Baca juga:

Proteus, Stasiun Penelitian Canggih di bawah Laut Karibia

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan