Headline

Lagi, Sekelompok Mahasiswa di Makassar Tolak Film Dilan 1991

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 05 Maret 2019
 Lagi, Sekelompok Mahasiswa di Makassar Tolak Film Dilan 1991

Pemeran film Dilan 1991 Vanesha Prescilla (kiri) dan Iqbal Ramadhan (kanan) ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Penolakan terhadap film Dilan 1991 kembali terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Sekelompok mahasiswa yang menamakan dirinya Aliansi Organisasi Peduli Generasi Muda menggelar aksi menolak film tersebut karena dianggap merusak pola pikir generasi muda khususnya para ABG.

"Ada beberapa adegan-adegan dalam film itu memiliki konten negatif yang merusak cara berpikir pelajar maupun generasi muda kita," sebut Korlap aksi Baso Kala di depan Mal Panakukang Makassar, Sulsel, Selasa (5/3).

Baso Kala yang juga Jenderal Lapangan Aliansi Mahasiswa Peduli Generasi Muda itu menyatakan berdasarkan hasil pengkajian terdapat desain neoliberalisme dengan sengaja menggiring cara berpikir pelajar pada adegan ciuman antarpelajar di sekolah, perkelahian dan perilaku kurang ajar terhadap guru dalam kelas saat belajar mengajar.

Para mahasiswa Makassar tersebut menunjuk cara berpacaran secara terbuka juga merusak budaya Indonesia yang seharusnya tidak dilakukan pelajar karena mereka dituntut untuk menimba ilmu bukan berpacaran.

Ilustrasi aksi mahasiswa di Makassar
Ilustrasi aksi mahasiswa di Makassar (Foto: Antaranews)

Atas nama rekan-rekannya, Baso Kala mendesak pihak berwenang dalam hal ini pengelola bioskop pada semua mal di Makassar tidak memutar film Dilan 1991 dan diminta menghentikan penayangan di semua biskop seluruh Indonesia.

Sebab, konten didalam film itu memiliki efek buruk bagi remaja yang labil dan cenderung penasaran untuk ikut-ikutan meniru adegan-adengan negatif itu.

Pihaknya juga mendesak pihak pengelola mal se-Indonesia untuk mencabut ijin XXI karena dianggap ikut andil dalam menyiarkan pengaruh-pengaruh negatif melalui film tersebut kepada penonton utamanya generasi muda.

Demonstran mengangap apa yang ditayangkan lebih mementingkan keuntungan bisnis ketimbang mencegah pengaruh negatif bagi pemikiran anak bangsa.

"Mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Pariwisata untuk mengevaluasi kinerja lembaga sensor film Indonesia. Meminta DPR melalui Komisi I untuk mendesak semua pihak ikut andil dalam penyelamatan generasi bangsa dari budaya asing," pungkas Baso Kala.

Sebagaimana dilansir Antara, sebelumnya telah berlangsung penolakan pemutaran film Dilan 1991 dilakukan organisasi mengatasnamakan Laskar 98 Indonesia di XXI Mal Panakukan saat pemutaran perdana film itu.

Mereka menuntut agar penayangan film yang dinilai tidak mencerminkan karakter anak bangsa tidak lagi diputar pada bioskop-bioskop mal setempat. Hal ini kemudian mengelinding hingga mendorong organ lain ikut menyuarakan penolakan film tersebut.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Eric Fernando Beri Motivasi Kepemimpinan Kepada Generasi Z DKI Jakarta

#Dilan 1990 #Demo Mahasiswa #Generasi Muda (GM) #Aksi Massa
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Menurut Pramono, Indonesia menganut negara demokrasi. Oleh karena itu, siapa saja boleh berpendapat dan berekspresi di muka umum.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Indonesia
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Mahasiswa Trisakti gelar aksi di DPR dengan tiga tuntutan utama: stabilitas ekonomi, evaluasi kompetensi pejabat Kabinet Prabowo, dan pengembalian supremasi sipil.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Indonesia
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Gerakan perubahan besar seperti yang terjadi pada 1998 membutuhkan kombinasi krisis ekonomi dan krisis politik yang berlangsung secara bersamaan.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Indonesia
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik lokasi yang menjadi lokasi aksi demonstrasi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Indonesia
Polda DIY Buka Suara soal Anggota Intel yang Diamankan Mahasiswa UMY
Polda DIY buka suara soal anggota Intel yang diamankan mahasiswa UMY. Anggota itu bertugas dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Polda DIY Buka Suara soal Anggota Intel yang Diamankan Mahasiswa UMY
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa, termasuk kawasan Silang Selatan Monas, Gedung MPR/DPR RI, hingga Bundaran HI.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Berita Foto
Aksi Mahasiswa UMT Gelar Aksi Demonstrasi di Gerbang Pancasila Gedung DPR Jakarta
Aksi unjuk rasa Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Tangerang di Gerbang Pancasila, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Aksi Mahasiswa UMT Gelar Aksi Demonstrasi di Gerbang Pancasila Gedung DPR Jakarta
Indonesia
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Sebanyak 15 mahasiswa dari UBK dan Universitas MH Thamrin bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Indonesia
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Anggota Polri diminta tidak bersikap agresif saat menghadapi masa.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Bagikan