Kacamata Pintar untuk Sembuhkan Rabun Jauh

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 27 Januari 2021
Kacamata Pintar untuk Sembuhkan Rabun Jauh

Kubota Glasses, Kacamat pintar yang dipercaya bisa menyembuhkan rabun jauh (Foto: Kubota Pharmaceutical Holdings)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERUSAHAAN asal Jepang, Kubota Pharmaceutical Holdings, mengklaim telah mengembangkan kacamata pintar untuk menyembuhkan miopia atau rabun jauh.

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, perusahaan tersebu menyebutkan, bila dipakai satu jam per hari, kacamata pintar itu diduga dapat menyembuhkan miopia.

Baca Juga:

Lenovo akan Luncurkan Kacamata AR di 2021

Miopia atau rabun jauh merupakan kondisi oftalmologis umum, yakni kamu bisa melihat objek di dekat kamu dengan jelas, tetapi objek yang lebih jauh terlihat kabur.

Untuk mengimbangi keburaman ini, kamu memiliki pilihan untuk memakai kacamata atau lensa kontak, atau operasi refraksi yang lebih invasif.

Kubota Glasses sebuah inovasi untuk menyembuhkan miopia dengan cara non-invasif (Foto: Kubota Pharmaceutical Holdings)

Menariknya, sebuah perusahaan Jepang mengklaim telah menemukan cara non-invasif baru untuk menangani miopia.

Cara tersebut yakni dengan sepasang kacamata pintar. Kacamata tersebut memproyeksikan gambar dari lensa unit ke retina pemakainya, untuk memperbaiki kesalahan refraksi yang menyebabkan rabun jauh.

Dengan memakai kacamata pintar tersebut selama 60 hingga 90 menit sehari, dikabarkan bisa memperbaiki miopia.

Baca Juga:

Kacamata AR Apple Diprediksi akan Hadir di 2022

Kacamata pintar itu dibuat oleh Dr. Ryo Kubota dari Kubota Pharmaceutical Holdings. Saat ini kacamata itu masih dalam tahap pengujian.

Kacamata yang diberinama Kubota Glasses itu, tengah diuji berapa lama efeknya bertahan setelah pengguna memakai perangkat tersebut, dan berapa lama kacamata itu harus dipakai.

Menurut siaran pers perusahaan Kubota Pharmaceutical Holdings, kacamata khusus itu mengandalkan mikro-LEDS untuk memproyeksikan gambar virtual, pada bidang visual periferal, untuk secara aktif merangsang retina. Hal tersebut bisa dilakukan tanpa menggangu aktivitas sehari-hari si pemakai kacamata.

"Produk ini, yang menggunakan teknologi lensa kontak multifokal, secara pasif menstimulasi seluruh retina perifer dengan cahaya yang secara miopik didefokus oleh kekuatan non-sentral dari lensa kontak," tulis Ryo Kobuta dalam siaran persnya.

"Teknologi Kubota Glasses memanfaatkan nanoteknologi dalam perangkat berbasis kacamata elektroniknya dan berupaya mengurangi perkembangan miopia, dengan secara aktif merangsang retina untuk waktu yang lebih singkat, sambil mempertahankan penglihatan sentral berkualitas tinggi dan tidak memengaruhi aktivitas sehari-hari," lanjutnya.

Kacamata pintar ini kabarnya akan dijual pada peruh kedua tahun 2021 (Foto: Kubota Pharmaceutical Holdings)

Kubota Pharmaceutical telah memulai uji klinis pada musim panas tahun lalu, dan saat ini sedang melakukan uji klinis pada sekitar 25 orang di AS, untuk menilai keefektifan kacamata pintarnya.

Perusahaan berencana untuk mulai menjual perangkat di Asia pada paruh kedua 2021. Namun, Kubota Pharmaceutical juga memiliki rencana untuk memasuki pasar lain di masa depan, dan juga mengerjakan perangkat jenis lensa kontak yang dapat mengoreksi miopia, untuk orang-orang yang tidak tahan kacamata.

"Kami berniat untuk menjualnya terlebih dahulu di Asia, karena memiliki rasio rabun jauh yang tinggi," tutup Ryo Kubota. (Ryn)

Baca Juga:

Facebook Tengah Kembangkan Kacamata AR 'Aria'

#Kacamata #Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan