Teknologi

Google Dituntut Karena Kualitas Stadia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 23 Februari 2021
Google Dituntut Karena Kualitas Stadia

Google disebut memberikan klaim palsu tentang kualitas Stadia. (Foto: Gaming Bible)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELAKANGAN ini kerap diperbincangkan mengenai permasalahan yang dialami Google. Perusahaan search engine itu dikabarkan telah dituntut akibat melebih-lebihkan sebuah ungkapan pernyataan dari perusahaan game Stadia.

Dilansir dari laman Comicbook, pelanggaran gugatan yang dilakukan oleh Google telah terungkap setelah diajukan pada Oktober tahun lalu. Dalam dokumennya, penggugat berpendapat Google telah membuat klaim palsu dan menyesatkan terkait kualitas platform streaming Stadia.

Baca juga:

Google Tutup Studio Game Stadia

Stadia digadang-gadang telah diklaim sebagai perusahaan yang melanggar undang-undang perlindungan konsumen. Karena pernyataan tersebut Google meninjau dari produk Stadia yang tidak sesuai ekspektasi. Tentunya kalau gugatan itu belum terpenuhi, Bungi dan Id Software turut ikut ke dalam permasalahan tersebut.

kalau gugatan itu belum terpenuhi, pihak Stadia akan menarik Bungie dan Id Software dalam permasalahan ini. (Foto: Game Rant)

Google menganggap hal ini sebagai praktik perdagangan yang tidak adil dan menipu terkait segi kualitas produk Stadia. Dengan hal tersebut, Google masih ingin mengupayakan untuk mengulas gugatan tersebut terhadap Stadia.

Laman Gaming Bible mengatakan gugatan tersebut berisi Stadia tidak dapat merealisasikan klaim yang turut diberikan oleh perusahaan. Klaim tersebut tidak bisa menyesuaikan mengenai pengoperasian video game dalam kapasitas 60fps dan resolusi 4k beserta koneksi yang sesuai.

Tak hanya itu, Google turut menyampaikan pernyataan yang sudah lama dihapus pada 2019. Klaim tersebut berisi bahwa Google mengumumkan Stadia dapat mengoperasikan game Red Dead Redemption 2 di personal computer. Akibat klaim tersebut, gamer protes karena kenyataannya tidak sesuai ekspektasi.

Baca juga:

Turbli, Situs yang Memprediksi Turbulensi Pesawat

Google tidak ambil tindakan mengenai perbaikan informasi palsu yang telah disampaikan. Lalu, Google turut tidak mengklarifikasikan hal tersebut kepada konsumen di Google Stadia. Tentunya pihak Stadia juga masih terus mengikuti perkembangan kasus ini.

Google pernah mengatakan Stadia dapat mengoperasikan Red Dead Redemption 2 di personal computer. (Foto: Rockstar)

Pihak penggugat juga akan terus berusaha dalam mengungkap masalah ini secara realistis. Hal ini memungkinkan Google Stadia tidak mempunyai peluang untuk memenangkan permasalahan ini.

Rencananya, Google Stadia akan terus berupaya membantu developer dan publisher untuk dapat mempermudah proses sistem pengoperasian mengirim game langsung ke pembeli & pemain.

Google Stadia melihat peluang yang baik untuk melakukan sebuah kerja sama dengan perusahaan lain. Terlebih lagi, Google Stadia menginginkan bahwa perusahaan ini akan bertumbuh menjadi industri yang terkemuka dan bermanfaat. (jod)

Baca juga:

Amazon Luna, Platform Cloud Gaming Mirip Google Stadia

#Game #Teknologi #Google
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan