Dirinya adalah mantan pemain Singapura dekade 1970-an. Dia banyak tahu nama-nama mantan pelakon sepak bola Indonesia. Berulang kali dirinya menyebut nama Ronny Pattinasarani, Ronny Paslah hingga Soetjipto Soentoro.
Saat kami mengalihkan pembicaraan tentang kekuatan Singapura di bawah komando pelatih Fandi Ahmad saat ini, Krishnan menunjukkan raut wajah pesimistis. Dia memperlihatkan gerakan keraguan saat mengomentari kekuatan Singapura. Krishnan bahkan memperkirakan Timnas Indonesia bakal mengalahkan Singapura.
Perbincangan berakhir. Kami melangkah dengan kepercayaan diri yang tinggi ketika menuju Stadion Nasional. Berbekal prediksi Krishnan, kami optimistis Timnas Indonesia bakal mempermalukan Singapura di hadapan pendukungnya.
Kick off pertandingan baru pukul 20.00 waktu setempat. Namun, para suporter setia Timnas Indonesia telah berdatangan sejak sore hari. Sekitar pukul 18.00, kami berkesempatan bertemu dengan ratusan pendukung Timnas Indonesia yang menamakan diri sebagai Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia. Mereka berkekuatan 400 orang dengan menggunakan delapan bus.
Sekitar setengah jam sebelum pertandingan dimulai, ratusan penonton Timnas Indonesia mulai bernyanyi di Stadion Nasional. Suara lantang mereka tidak kalah dengan pendukung tuan rumah. Namun, semangat mereka tak terbayar lantaran Hansamu Yama dan kawan-kawan takluk 0-1 dari tuan rumah.
Secara statistik, Timnas Indonesia memang menguasai permainan dengan torehan 61,8 persen penguasaan bola. Namun, serangan yang dibangun tim berjuluk Skuat Garuda itu tidak efektif. Buktinya, Timnas Indonesia hanya mampu sekali melancarkan tendangan ke arah gawang Singapura, berbanding empat milik tuan rumah.