Daw Suu, sebutan hormat rakyat Myanmar terhadapnya, tidak bertandang ke Rakhine atau berbicara blak-blakan membela kaum minoritas yang dipersekusi.

Walau pemerintah Myanmar telah menentang ucapan kebencian dari kelompok ekstremis Buddha, Suu Kyi belum menunjukkan sikap dukungan terhadap kaum Muslim seperti yang pernah dilakukan idolanya, Mahatma Gandhi dan Jawaharlal Nehru, saat pemisahan India diwarnai kekerasan.

Perisai politik

Aung San Suu Kyi tidak mengendalikan militer dan mereka pun tidak percaya kepadanya. Akan tetapi, penolakannya untuk mengecam penyiksaan yang dilakukan militer memberikan perisai politik bagi para jenderal.

Aung San Suu Kyi tidak hanya berdiam.

Diplomat-diplomat bawahannya tengah melobi Rusia dan PBB untuk mencegah kritik diarahkan kepada pemerintah Myanmar di Dewan Keamanan PBB. Suu Kyi sendiri mencap aksi kekerasan terkini sebagai masalah terorisme.

Lanjut Baca lagi