Suu Kyi tetap bersikap keras kepala dengan menyatakan kritik terhadap pemerintah Myanmar tidak berdasarkan bukti nyata.
Pertanyaannya kini, apakah komitmen Aung San Suu Kyi terhadap hak asasi manusia universal yang dulu pernah dia nyatakan tidak akan pernah mencakup etnik muslim Rohingya di negara berpenduduk mayoritas Buddha?
Pertanyaan itu belum dia jawab dengan mendesak militer mengakhiri penyiksaan terhadap etnik Rohingya. Saat ini, pertanda dia akan melakukannya amat minim. (*)
Sumber: BBC