Siapapun yang menghabiskan waktu lama bersamanya paham bahwa mengubah jalan pemikirannya ketika dia sedang menjalani aksi adalah sangat sulit.

Desember 2016 lalu, ketika Vijay Nambiar, perwakilan khusus PBB untuk Myanmar, mendesak Aung San Suu Kyi berkunjung ke negara bagian Rakhine, dia ditolak mentah-mentah.

Pembersihan etnik

Sebagaimana yang pernah dikatakan salah satu orang dekat Suu Kyi kepada saya, "Dia tidak akan pernah terlihat melakukan apa yang Nambiar katakan kepadanya."

Aung San Suu Kyi pun tidak pernah mengakui bahwa etnik muslim Rohingya menjadi korban pembersihan etnik, walaupun puluhan ribu orang Rohingya terpaksa mengungsi setelah rumah mereka dibakar di tengah laporan adanya pembunuhan dan kekerasan seksual.

Ini bukan pertama kalinya Suu Kyi menerima kritik soal Rohingya.

Sikapnya persis sama dengan peristiwa lima tahun lalu tatkala 100.000 orang Rohingya terusir dari kampung mereka.

Lanjut Baca lagi