Rivalitas etnik yang kompleks
Dalam dunia yang dibuat kelam oleh aksi-aksi Slobodan Milosevic dari Serbia, Franjo Tudjman asal Kroasia, dan gerakan Hutu di Rwanda, Aung San Suu Kyi dipandang sebagai juru damai.
Akan tetapi, kami terlalu sedikit mengetahui Myanmar serta sejarah rivalitas antaretnik yang diperparah oleh kemiskinan dan manipulasi junta militer selama berpuluh tahun. Dan kami sedikit paham tentang sosok Aung San Suu Kyi.
Kami tidak memperhitungkan kekeraskepalaan Suu Kyi—yang menolak tunduk di bawah kekuatan junta militer—akan sama kuatnya dalam menghadapi kritik dari luar negeri jika dia suatu saat berkuasa.
Bahwa kekuatan terbesarnya saat menghadapi kesulitan sejatinya bisa membuktikan kelemahannya. Sahabat dan rekan lama Suu Kyi dalam pergerakan hak asasi manusia dunia serta politikus yang sebelumnya simpatik berubah menjadi sangat kritis terhadapnya.