MerahPutih.com - Zee Asadel mengecoh penggemarnya lewat penampilan yang berubah 360 derajat dalam film religi Kupilih Jalur Langit. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 23 April 2026.
Diproduksi oleh MD Pictures, film ini menampilkan eks personel JKT 48 tersebut sebagai karakter utama bernama Amira, seorang santriwati cerdas dan enerjik yang tengah berbahagia karena perjodohannya dengan Furqon (Emir Mahira), seorang ustadz yang ia kagumi sejak di pesantren.
Namun, kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Setelah memasuki kehidupan rumah tangga, bayangan Amira tentang keluarga harmonis perlahan sirna. Ia dihadapkan pada kenyataan pahit ketika Furqon tak kunjung menyentuhnya meski mereka telah berstatus suami-istri.
Situasi tersebut memunculkan berbagai prasangka dalam diri Amira—mulai dari dugaan adanya kelainan hingga kemungkinan suaminya mencintai perempuan lain.
Baca juga:
Maudy Ayunda Rilis 2 Lagu Soundtrack Film 'Para Perasuk', Angkat Emosi dan Penerimaan Diri
Film ini disutradarai oleh Archie Hekagery, dengan naskah yang ditulis oleh Hanan Novianti dan diproduseri oleh Manoj Punjabi.
Jika ditelaah lebih dalam, konflik antara Amira dan Furqon berakar pada komunikasi yang tidak berjalan dengan baik. Amira enggan bertanya, sementara Furqon justru cenderung menghindar. Kondisi ini memicu ketegangan yang berujung pada tidak terpenuhinya kebutuhan batin dan emosional Amira sebagai seorang istri.
Dalam hubungan pernikahan tersebut, Amira merasakan ketidakbahagiaan akibat absennya kedekatan emosional dengan pasangannya—sesuatu yang jauh dari harapannya.
Situasi ini membuat Amira kehilangan rasa percaya diri. Ia harus menerima kenyataan bahwa sejak malam pertama, suaminya tidak pernah menyentuhnya. Kondisi ini menuntut kemampuan akting emosional yang mendalam dan kedewasaan dari Zee.
Baca juga:
Hindia Debut Jadi Produser Film, 'Menari dalam Bayangan' Angkat Kisah Remaja
Peran Amira menjadi langkah penting dalam perjalanan karier akting Zee. Selain tampil dengan busana syar’i, ia juga harus membangun karakter sebagai sosok perempuan muslimah—pengalaman baru yang menuntut pendalaman nilai religi, keikhlasan, serta keyakinan terhadap rencana Tuhan.
Menariknya, cerita dalam film ini diangkat dari kisah nyata milik Azaleasifaa, yang menambah kedalaman emosi sekaligus relevansi dengan kehidupan nyata. (Tka)