Yuk, Kenali Jenis Karbohidrat yang Anda Asup

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 04 Oktober 2017
Yuk, Kenali Jenis Karbohidrat yang Anda Asup

ilustrasi. (foto: pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KARBOHIDRAT adalah jenis zat gizi yang mempunyai fungsi utama sebagai sumber energi untuk tubuh. Saat berdiet, Anda tidak bisa menghindari karbohidrat sama sekali. Bila Anda melakukannya, banyak masalah kesehatan yang akan timbul setelahnya.

Ada dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Kedua karbohidrat itu diolah dan dicerna dengan cara yang sedikit berbeda oleh tubuh. Keduanya memang akan memengaruhi kadar gula darah, tetapi kecepatannya untuk menjadi gula darah berbeda.

Karbohidrat sederhana

Karbohidrat sederhana ini terkandung di dalam makanan manis, gula, madu, dan gula merah. Di antara jenis karbohidrat lain, karbohidrat sederhana ini yang paling cepat diserap dan diolah tubuh menjadi gula darah, karena bentuknya yang sederhana, sehingga mudah untuk dicerna.

Karbohidrat kompleks

Ada beberapa jenis karbohidrat kompleks. Namun, sebagian besar karbohidrat kompleks bisa Anda temukan di makanan pokok yang setiap hari Anda konsumsi, seperti nasi, kentang, mi, bihun, dan singkong. Pati dan serat merupakan jenis karbohidrat kompleks.

  • Pati

Semua makanan pokok mengandung jenis karbohidrat yang mengandung pati. Pati dicerna lebih lama oleh tubuh karena memiliki bentuk yang lebih rumit ketimbang karbohidrat sederhana. Saat Anda makan nasi, roti, atau karbohidrat kompleks lainnya, kadar gula darah Anda akan meningkat dalam waktu beberapa saat.

Akan tetapi, jenis karbohidrat ini tetap saja akan membuat kadar gula darah Anda naik, meski tidak secepat gula. Maka dari itu, bila mengonsumsi makanan pokok terlalu banyak, gula darah Anda bisa tak terkendali dan berisiko mengalami hiperglikemia.

  • Serat

Serat termasuk karbohidrat kompleks. Sayur dan buah yang Anda konsumsi sebenarnya mengandung karbohidrat. Jenis karbohidrat ini juga bisa ditemukan dalam makanan pokok yang tinggi serat seperti nasi merah, roti gandum, dan makanan yang terbuat dari gandum utuh lainnya.

Berbeda dari jeni karbohidrat lainnya, serat tidak akan berdampak buruk pada gula darah. Justru sebaliknya, dalam beberapa peneitian disebutkan bahwa serat mampu membantu mengendalikan kadar gula darah.

Ketika serat masuk ke tubuh, jenis karbohidrat ini tidak akan dipecah sebagai karbohidrat, jadi tidak akan ada karbohidrat atau jumlah kalori yang diserap. Hal itu membuat serat tidak akan bikin berat badan Anda naik dan kadar gula darah akan tetap normal.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan