KABAR penemuan bakteri listeria dalam buah rock melon asal Australia membuat kehebohan di publik Tanah Air. Dengan adanya 3 korban warga Australia yang meninggal karena infeksi bakteri tersebut, warga Tanah Air yang kerap membeli buah impor pun jadi waspada.
Buah rock melon Australia atau cantaloupe, kita kenal juga dengan nama blewah, didapati memang mengandung bakteri listeria. Wah, bagaimana bisa ya?
Seperti dilansir Go-Dok, bakteri listeria banyak ditemukan di tanah maupun pupuk yang digunakan untuk menyuburkan produk hortikultura. Selain itu, bakteri listeria juga dapat tersebar melalui daging hewan ternak, maupun produk yang mengandung susu di dalamnya, termasuk buah rock melon yang disebut sebagai pembawa bakteri listeria. Bakteri tersebut bisa menyebabkan terjadinya listeriosis.
Listerosis merupakan kondisi ketika sebuah makanan menjadi busuk dan beracun karena bakteri Listeria monocytogenes atau yang ramai disebut dengan bakteri listeria.
Gejala terinfeksi bakteri listeria ditunjukkan dengan demam dan nyeri otot, diikuti mual serta diare setelah mengonsumsi produk hortikultura atau olahan susu yang terkontaminasi.
Selain itu, bakteri ini juga bisa masuk ke sistem saraf. Jika sistem saraf Anda mulai terserang, gejala yang mucul seperti pusing, leher yang kaku, linglung, kehilangan keseimbangan, hingga meningitis.
Bahkan, jika bakteri ini menyerang ibu hamil, dapat menyebabkan kelahiran prematur hingga keguguran. Lama gejala yang disebabkan bakteri ini beragam, mulai dari seminggu hingga 6 minggu tergantung tingkat keparahannya.
Namun tenang, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa bakteri ini dapat tersebar secara langsung antarmanusia. Karena penyebaran terjadi melalui produk-produk hasil ternak dan perkebunan, upaya preventif yang bisa diambil termasuk mudah.
Jika Anda membeli bermacam-macam produk tumbuhan dan daging, selalu ingat untuk memisahkan satu sama lain ya, baik daging ternak, unggas, dan ikan.
Jangan lupa untuk langsung menyimpan produk daging dalam freezer ya, dengan suhu di bawah 4 derajat celsius. Sebenarnya, bakteri ini masih bisa bertahan hidup di suhu rendah. Maka dari itu, selalu jaga kebersihan freezer Anda ya, terutama jika ada tumpahan cairan dari produk daging.
Perhatikan cara Anda memasak olahan tersebut. Pastikan dimasak dengan suhu di atas 74 derajat celsius. Nah, bagi Anda yang gemar mengonsumsi sushi, waspada penyebaran bakteri yang satu ini, ya.
Bagi Anda penggemar olahan susu, waspada dengan produk keju lembut dengan kandungan susu yang tidak melalui proses pasteurisasi, seperti feta, brie, camembret, keju blue-veined, dan keju Mexico. Anda bisa mengalihkan dengan produk keju keras seperti mozzarella, cream cheese, dan cottage cheese.
Seperti jenis bakteri makanan pada umumnya, bakteri ini memang dapat masuk dan mereproduksi diri sendiri di dalamnya. Nah, dengan mengenal bakteri listeria, tentunya Anda makin peduli dan berhati-hati ya dalam mengolah produk holtikultura dan hasil ternak.(*)

