You And I, Persahabatan Abadi Dua Perempuan!

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 04 November 2021
You And I, Persahabatan Abadi Dua Perempuan!

Kisah kelam Kaminah dan Kusdalini di dokumenter You and I. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUA perempuan berusia sekira kepala tujuh hidup bersama seatap. Saban hari, Kaminah dan Kusdalini saling menyemangati paling tidak untuk tetap hidup bahagia meski hanya berdua.

“Bisa potong kuku sendirian,” ucap Kaminah.

“Nanti saja”.

“Mau Aku potong,” kata Kaminah lagi.

“Nanti saja biar aku sendiri,” balas Kusdalini. Percakapan berakhir tawa canda antara Kaminah dan sahabatnya, Kusdalini. Mereka adalah dua tokoh utama dalam film You and I.

Film dokumenter garapan Fanny Chotimah tersebut menceritakan kisah keseharian dua eks tapol perempuan berjuang menjalani masa tua bersama-sama dalam satu atap.

Baca juga:

Film di Negeri Aing

Film You and I dibuka dengan kalimat penjelasan tentang peristiwa 1965. Peristiwa kelam tentang konflik politik di tahun 1965 tanpa pengadilan bagi mereka dituduh berhubungan dengan PKI tersebut menyisakan cerita memilukan. Kaminah (17 tahun) dan Kusdalini (21 tahun) bersua di balik jeruji besi. Keduanya dijebloskan masuk penjara lantaran aktif di organisasi Gerakan Wanita Istri Sedar (Gerwis) merupakan cikal bakal Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani).

Setelah bebas, Kusdalini tinggal bersama neneknya, sedangkan Kaminah tak diakui keluarganya. Akhirnya, Kusdalini mengajak Kaminah tinggal serumah. Sejak itu, kedua perempuan terseabut merajut kisah persahabatan. Relasi antara keduanya bertahan sampai mau merenggut salah satunya.

Durasi film bergenre dokumenter tersebut satu jam lebih dari 12 menit. Penonton disuguhkan obrolan ringan antarkedua tokoh. Mulai dari kenalan-kenalan masih hidup, membahas tayangan televisi, hingga membungkus kerupuk. Benar-benar keseharian, laiknya orang tua pada umumnya, hanya saja keduanya menyimpan kepahitan hidup lantaran imbas politik di tahun 1965. Mereka harus hidup dengan stigma sebagai orang buangan.

Informasi tentang peristiwa 1965 juga disertakan sebagai latar belakang pertemuan keduanya. Kaminah dan Kusdalini menjalani hari-hari biasa. Namun, Kusdalini mengalami penurunan daya ingat, sehingga Kaminah selalu mengingatkan hal terlewat.

Contoh adegan Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah. Kata Korupsi juga dihadirkan, tapi sebatas kacamata Kaminah mengenang perjuangan Presiden Sukarno.

Baca juga:

Selisik Cerita Hasmi Menelurkan Komik

Babak pertama memperlihatkan kehidupan sehari-hari kedua pemudi ini, maka babak kedua mencapai akhir menyajikan perjuangan Kaminah merawat Kusdalini. Kondisi kesehatan Kusdalini semakin menurun membuatnya mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kaminah selalu menjaga dan memenuhi keperluan sahabatnya. Mulai dari berjaga malam hari, menyuapi, hingga menggunting kuku Kusdalini. Penonton sempat diberikan harapan lewat adegan kembalinya Kusdalini menuju rumahnya.

Namun, takdir berkata lain. You and I sudah rilis pada September 2020, dan tersedia streaming sejak 9 April.

Sutradra Fanny Chotimah mengenal baik Kaminah maupun Kusdalini. Ia termotivasi memproduksi tayangan dokumenter tentang mereka, sesudah membaca buku Pemenang Kehidupan karya Adrian Mulya dan Lilik HS pada 2015.

You and I kisah politik Orde Llama. (Foto: Ist)
You and I kisah politik Orde Llama. (Foto: Ist)

Fanny dan timnya melakukan pendekatan dengan mengunjungi Kaminah serta Kusdalini. Total empat tahun dihabiskan Fanny dan tim melakukan riset untuk film tersebut.

Tim mengikuti berbagai acara besar seperti Festival Film Dokumenter Master Class (2016), Docs By The Sea (2017),dan Laboratorium Olah Cerita & Kisah (2019). Tujuannya mematangkan ide dan narasi untuk You and I.

Fanny juga mengobrol, dan makan bersama Kaminah serta Kusdalini. Oleh karena itu, pengambilan gambar You and I terasa dekat bagi penontonnya. Visual You and I mengedepankan teknik pengambilan Medium Shot, Medium Close-up, dan Close-up, mulai dari adegan wawancara Kaminah, menyusuri jalan-jalan di pedesaan, mengikuti pertemuan berkaitan dengan pembongkaran makam, dan sebagainya.

Kaminah dan Kusdalini di dalam film tersebut menggunakan bahasa Indonesia kadang bercampur Jawa. You and I menyajikan alur maju, sedangkan masa lampau dijelaskan melalui narasi, foto tak berwarna, dan dialog. Plotnya tersusun berkesinambungan, sehingga penonton tidak bosan menonton.

Konten dihasilkan melewati kacamata kedua penyintas perempuan ini, meraih tiga penghargaan. Yakni “The Asian Perspective Award,” dari DMZ International Film Festival pada 2020 di Korea Selatan . Lalu, “Dokumenter Panjang Terbaik,” dari Festival Film Indonesia 2020, dan Piala Maya 2021. (bed)

Baca juga:

Di Belakang Layar Film Dokumenter Eksperimental Kantata Takwa

#November Jagoan Film Negeri Aing #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Friend Thing' Siap Bawa Kisah Coming of Age, Dibintangi Emily Deschanel dan Ryder Allen
Society menyiapkan Friend Thing, film coming of age. Debut penyutradaraan Harry Calbom dan dibintangi Emily Deschanel, Ryder Allen, serta Carrie Brownstein.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film 'Friend Thing' Siap Bawa Kisah Coming of Age, Dibintangi Emily Deschanel dan Ryder Allen
ShowBiz
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
Palari Films merilis teaser perdana Desember Jani yang menampilkan kisah keluarga, konflik ibu dan anak, serta hubungan hangat Julia dan Jani.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
ShowBiz
'Narnia: The Magician’s Nephew' Hadir di Bioskop 2027, Meryl Streep Jadi Suara Aslan
Greta Gerwig mengungkap alasan memilih Meryl Streep sebagai suara Aslan di Narnia: The Magician’s Nephew. Film tayang bioskop Februari 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
'Narnia: The Magician’s Nephew' Hadir di Bioskop 2027, Meryl Streep Jadi Suara Aslan
ShowBiz
Dian Sastro Tampil Beda di 'The Fox King: Semusim Lara', Tayang September 2026
Dian Sastro jadi Cikgu Lara dalam 'The Fox King: Semusim Lara', film kolaborasi Indonesia-Malaysia arahan Woo Ming Jin yang sebelumnya diputar di TIFF 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dian Sastro Tampil Beda di 'The Fox King: Semusim Lara', Tayang September 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
FFI 2026 mengumumkan 15 film cerita panjang yang lolos menuju tahap nominasi. Simak daftar lengkapnya dan jadwal malam puncak Piala Citra 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
ShowBiz
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
Film drama komedi “People Pleaser: Si Paling Gak Enakan” produksi LYTO Pictures dibintangi Mawar de Jongh dan tayang di bioskop 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
ShowBiz
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
Baskara Mahendra akan membintangi film anyar "Ghosting", yang tayang di bioskop Tanah Air 15 Oktober 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
ShowBiz
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
Crazy Taxi akan diadaptasi menjadi film live-action komedi oleh Netflix. Film ini melibatkan tim Sonic the Hedgehog dan penulis The Naked Gun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
ShowBiz
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
Heart of The Beast dibintangi Brad Pitt sebagai perwira Pasukan Khusus yang terdampar di pedalaman Alaska bersama anjing tempurnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
ShowBiz
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
. Ceritanya mengikuti dua mata-mata yang memiliki kehidupan rahasia masing-masing.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
Bagikan