JIKA di wilayah utara Jakarta mendapatkan peringatan adanya rob, maka di Venice air di kanal-kanalnya malah menyusut
Venice yang dikenal dengan hilir mudiknya gondola pada kanal-kanal air mendadak tak terlihat lagi perahu khas Venice itu.
Sebenarnya fenomena super blue blood moon bukanlah salah satu pencetus surutnya air di kanal-kanal itu. Selama beberapa waktu belakangan ini Venice memang jarang menerima curah hujan.
Ini merupakan fenomena yang dialami Venice selama tiga tahun berturut-turut. Tahun ini air surut hingga 58 cm, sedangkan dua tahun yang lalu titik terendah hingga 71 cm di bawah batas normal. Membuat gondola dan transportasi air di kanal Venice tak bisa bergerak.
Namun bukan berarti Venice mengalami kekeringan. Kota kanal ini pun pernah merasakan banjir beberapa kali.
Yang memprihatinkan pula adalah populasi penduduknya. Meskipun jumlah wisatawan meningkat setiap tahunnya, namun jumlah penduduknya semakin sedikit. Sejak tahun 1951 penduduknya mencapai 175 ribu orang, saat ini hanya berjumlah 55 ribu oramng.
Faktor menurunnya populasi Venice karena kenaikan harga-harga karena booming wisatawan. Juga suplai kekota itu yang menurun juga erosi pada apartemen-apartemen akibat gerusan air. (psr)