Merahputih.com - Xiaomi Indonesia resmi mengukuhkan dominasinya sebagai pemimpin pasar smartphone nomor satu di tanah air sepanjang tahun 2025 setelah mencatatkan pangsa pasar (market share) sebesar 19 persen berdasarkan laporan terbaru lembaga riset Omdia yang dirilis di Jakarta, Kamis (19/2).
Keberhasilan ini berpijak pada strategi jitu dalam menghadirkan teknologi premium di berbagai segmen, termasuk performa impresif sub-brand POCO. Melalui proposisi "The True Flagship", POCO sukses menguasai ceruk pasar high-performance dan menjadi pilihan utama para penggemar mobile gaming di Indonesia.
Baca juga:
Xiaomi 17 Ultra Masuk 6 Besar DxOMark, Ungguli iPhone 16 Pro Max
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan oleh seluruh konsumen di Indonesia. Pencapaian ini adalah buah dari komitmen kami untuk menghadirkan inovasi yang inklusif,” ujar Country Director Xiaomi Indonesia, Wentao Zhao, dalam keterangan resminya.
Revolusi Ekosistem "Human x Car x Home"
Memasuki tahun 2026, Xiaomi mulai mengalihkan fokus dari sekadar produsen perangkat komunikasi menjadi penyedia ekosistem kehidupan digital yang holistik. Melalui visi global bertajuk "Human x Car x Home", perusahaan asal Tiongkok ini berupaya menciptakan konektivitas tanpa batas yang menghubungkan mobilitas pribadi, transportasi, hingga ruang tinggal dalam satu harmoni teknologi.
Dalam visi ini, smartphone bertransformasi menjadi gerbang utama (gateway) yang mengendalikan seluruh perangkat pintar. Wentao menekankan bahwa inovasi sejati harus bersifat intuitif dan memudahkan rutinitas harian pengguna tanpa terasa rumit.
“Fokus kami di tahun 2026 adalah memastikan setiap interaksi dalam ekosistem Xiaomi terasa alami dan adaptif. Kami ingin teknologi hadir sebagai pendukung yang bekerja di balik layar untuk memudahkan produktivitas masyarakat,” tambah Wentao.
HyperOS 3 Jadi Otak Kendali Pintar
Senjata utama Xiaomi dalam mewujudkan integrasi ini adalah Xiaomi HyperOS 3. Sistem operasi teranyar tersebut dirancang sebagai "The Great Connector" yang menyatukan seluruh platform perangkat ke dalam satu kendali terpadu.
Baca juga:
Xiaomi 17 dan 17 Ultra Meluncur 28 Februari 2026, ini Harga dan Spesifikasinya
Berbekal teknologi Kecerdasan Buatan (AI), HyperOS 3 mampu mempelajari gaya hidup pengguna untuk memastikan transisi antarperangkat berlangsung tanpa hambatan.
“Bagi kami, inovasi harus memberikan dampak nyata. Bukan sekadar spesifikasi di atas kertas, melainkan solusi yang memecahkan kendala sehari-hari. Xiaomi berjanji untuk terus mendengarkan aspirasi konsumen Indonesia, menghadirkan teknologi yang relevan, inklusif, dan siap menemani perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih cerdas,” tutup Wentao.