Wisata Mesin Waktu Kuil Shinto di Jepang

Ana AmaliaAna Amalia - Minggu, 08 Maret 2015
Wisata Mesin Waktu Kuil Shinto di Jepang

Kuil Shinto jnto.com

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Travel - Shinto sebagai agama asli bangsa Jepang, agama tersebut memiliki sifat yang cukup unik. Proses terbentuknya, bentuk-bentuk upacara keagamaannya maupun ajaran-ajarannya memperlihatkan perkembangan yang sangat ruwet. Banyak istilah-istilah dalam agama Shinto yang sukar dialih bahasakan dengan tepat ke dalam bahasa lainnya.

Kata-kata Shinto sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Tionhkok yang berarti “jalan para dewa”, “pemujaan para dewa”, “pengajaran para dewa”, atau “agama para dewa”. Dan nama Shinto itu sendiri baru dipergunakan untuk pertama kalinya untuk menyebut agama asli bangsa Jepang ketika agama Buddha dan agama konfusius (Tiongkok) memasuki Jepang pada abad ke-enam masehi. (Baca: Setelah 80 Tahun, Hachiko Dipersatukan dengan Majikannya)

Sebagai agama kuno, Shinto banyak meninggalkan kisah-kisah dalam bangunan-bangunan bisu zaman dahulu. Kuil-kuil pemujaan agama Shinto di Jepang kini menjadi tempat wisata dan memiliki daya tarik tersendiri. (Baca:Futaba, Kota Mati Paling Berhantu di Jepang)

Kuil Shinto yang tenang dan anggun berada di tengah-tengah hutan yang hijau. Kuil Shinto tersebar di mana pun bahkan di pusat populasi besar seperti Tokyo dan Osaka. Banyak di antaranya yang berumur lebih dari 1.000 tahun. Shinto, agama kuno Jepang yang menekankan pada pemujaan nenek moyang dan keharmonisan dengan alam. Agama Buddha, yang dibawa dari Benua Asia pada abad ke-enam mengajarkan pencerahan dan penyelamatan jiwa.

 

Keduanya terus menjadi sumber inspirasi utama dan menyentuh bagi masyarakat Jepang, dari segi budaya dan keindahan, bahkan hingga kini.
Wisata ziarah di kuil Shinto Jepang bagaikan wisata sejarah yang tak lekang dimakan waktu. Berada di beranda dan teras kuil membuat waktu serasa berhenti membawa kita dalam suasana Jepang di masa lampau. Wisata kuil Shinto, membawa kita berwisata dalam mesin yang menembus ruang dan waktu.

Ziarah ke kuil Shinto menjadi sumber kesenangan dan pelopor pariwisata bagi masyarakat Jepang. Cobalah sendiri.

#Wisata Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Travel
Keliling Jepang Gratis, ini nih Syarat dan Ketentuannya
Penawaran liburan JAL kepada masyarakat Indonesia ini digelar demi menaikkan kunjungan ke 'Negeri Sakura' itu.
Dwi Astarini - Kamis, 26 September 2024
Keliling Jepang Gratis, ini nih Syarat dan Ketentuannya
Bagikan