When I Get Home, Album Keempat Solange Knowles yang Penuh Eksperimen

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 05 Maret 2019
When I Get Home, Album Keempat Solange Knowles yang Penuh Eksperimen

Album When I Get Home jadi album keempat dari Solange Knowles (foto: Instagram @saintrecords)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SOLANGE Knowles baru saja merilis album keempatnya, When I Get Home. Album terbarunya ini masih sama seperti album-album sebelumnya yang kaya dengan kolaborasi dan sejarah orang kulit hitam. Yuk kita mengenal lebih dekat album terbarunya Solange.

1. Cerita di balik album

When I Get Home, Album Keempat Solange Knowles yang Penuh Eksperimen
When I get Home jadi album keempatnya Solange Knowles (foto: Instagram @fusetv)


Banyak yang terkejut dengan album terbarunya Solange ini karena setelah album terakhirnya, A Seat at the Table, Solange sempat vakum pada tahun 2017. Namun setahun kemudian dia mengakui sedang mengerjakan lagu baru.

Dalam wawancara beberapa bulan setelahnya, Solange akhirnya mengatakan bahwa dia akan mengeluarkan album ke empat di momen yang misterius dan tidak terduga. Solange mengatakan bahwa genre inti dalam album barunya ini adalah jazz, elektronik, drum hip-hop, dan elemen bass juga akan mewarnai lagu-lagu di When I Get Home.

Perbedaan dengan album sebelumnya adalah lagu-lagu di album keempat akan lebih hangat, mengalir, dan lebih sensual daripada album A Seat at the Table.

2. Perilisan album

When I Get Home, Album Keempat Solange Knowles yang Penuh Eksperimen
Solange merilis albumnya pada tanggal 1 Maret 2019 (foto Instagram @saintrecords)


Solange memberi sedikit waktu kepada fansnya untuk album When I Get Home dengan membagikan 'teaser' yang membuat penasaran.

Akhirnya pada tanggal 28 Februari, lewat akun Twitternya, Solange mengatakan album terbarunya akan segera keluar.

Solange juga mengepost sebuah video di Instagramnya yang diduga jadi salah satu video klip lagu terbarunya.

3. Arti dari judul lagu dalam album When I Get Home

When I Get Home, Album Keempat Solange Knowles yang Penuh Eksperimen
Judul lagu dalam album ini diambil dari daerah tempat tinggal Solange (foto vulture.com)


Setelah perilisan, Solange membagikan 19 lagu dalam album barunya tersebut. Uniknya judul-judul lagu tersebut dinamakan dari lokasi geografis di Houston, Texas yang menjadi map kehidupan Solange. Misalnya seperti Binz, jalanan tempat ia tumbuh besar, Exit on Scott, sebuah jalan tempat dia makan ayam goreng.

4. Kolaborasi dalam album keempat

When I Get Home, Album Keempat Solange Knowles yang Penuh Eksperimen
Solange memproduksi dan berkolaborasi dengan banyak musisi (foto: time.com )


Solange Knowles tidak bekerja sendirian dalam album terbarunya ini. Dia menjadi produser bersama dengan sederet musisi lain, seperti John Key, John Carrol Kirby, Standing on the Corner, Chassol, Jamire Williams, dan Pharell Williams.

Album When I Get Home jadi album eksperimen hasil kerjasama dengan lusinan artis yang selama ini berasa dalam satu lingkup yang sama dengan Solange. Seperti Gucci Mane untuk lagu My Skin My Logo, Palyboi Carti untuk lagu Almeda, Sampai di lagu Time (Is), dan sebagainya.

5. Film untuk album

When I Get Home, Album Keempat Solange Knowles yang Penuh Eksperimen
Film pendek untuk album When I Get Home disutradarai dan diedit oleh Solange sendiri (foto Instagram @saintrecords)


Setelah merilis album keempatnya pada tanggal 1 Maret 2019, Solange juga mengeluarkan film pendek untuk albumnya tersebut. Hebatnya lagi, film pendek tersebut disutradarai dan diedit sendiri olehnya.

Walaupun begitu, dia tidak bekerja sendirian saja karena dibantu para kontributor, yaitu Alan Ferguson, Terence Nance, Jacolby Satterwhite, dan Ray Tintori.

Kamu bisa melihat visual artistik dan surealisme, koreografi, adegan rodeo, dan munculnya DeLoreans dalam film pendek berdurasi 33 menit tersebut. (sam)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me
Bagikan