MerahPutih.com - Lapisan warna Burgundy yang pekat dan gelap pada sejumlah unit iPhone 18 Pro dan Pro Max tampak mengalami perubahan menjadi lebih terang secara nyata.
Gambar-gambar yang memperlihatkan perangkat secara langsung menyoroti pergeseran warna tersebut, kemudian hal ini sulit diabaikan.
Baca juga:
iPhone Air 2 Dikabarkan Lebih Tipis, Bawa Baterai Lebih Besar dan Kamera Ganda
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Berubah setelah Dipakai 3 Minggu
Seorang pengguna Reddit bernama Low-Ad9343 mengunggah foto-foto yang memperlihatkan perbedaan tersebut.
Ia membeli iPhone 18 Pro berwarna burgundy pada 19 September 2026 lalu. Sementara pada 9 Oktober 2026 atau hanya berselang sekitar tiga minggu, permukaan aluminium smartphone tersebut telah berubah dari warna burgundy tua menjadi warna merah yang lebih muda dan terang.
Sedangkan di kolom komentar, beberapa orang mengungkapkan, bahwa mungkin ada zat kimia yang bereaksi dengan aluminium berwarna tersebut. Namun, belum ada bukti kuat mengenai hal tersebut.
Pengguna yang terdampak membawa iPhone miliknya ke Apple Store, kemudian pihak staf mengatakan akan berkonsultasi dengan teknisi serta memberikan kabar paling lambat 12 Oktober 2026.
Baca juga:
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Apple Belum Buka Suara soal Masalah iPhone 18 Pro Burgundy
Namun, belum jelas apakah Apple menganggap kejadian ini sebagai masalah garansi dan menawarkan penggantian unit.
Ini bukan pertama kalinya masalah seperti ini muncul. Pada model iPhone 18 Pro, debu sering terkumpul di sekitar modul kamera.
Kemudian, debu ini sulit dibersihkan dan tampak sangat jelas pada model berwarna Burgundy maupun Black. Meski bisa dibersihkan, debu tersebut akan terus kembali, sehingga mengharuskan pengguna untuk sering-sering membersihkannya. Selain itu, partikel debu tersebut juga berisiko menggores penutup lensa kamera.
Baca juga:
Harga iPhone Dikabarkan Naik Lagi Mulai 2027, ini Penyebabnya
Sampai saat ini, Apple belum memberikan pernyataan resmi apa pun mengenai masalah tersebut. Lalu, belum diketahui penyebab atau berapa banyak HP yang benar-benar terdampak.
Namun, muncul spekulasi mengenai paparan panas atau sinar UV, tetapi belum ada satu pun yang terverifikasi. (sof)