Warna Cerah Bikin Mood Lebih Baik

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 29 September 2018
Warna Cerah Bikin Mood Lebih Baik

Warna cerah bikin mood ceria. (foto: pixabay/myriam_fotos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAKAH mood kamu sedang jelek? Jika iya, coba perhatikan lagi warna pakaian yang kamu pilih. Warna ternyata amat memengaruhi mood seseorang. Bahkan untuk orang yang sedang depresi, warna cerah bisa membangkitkan semangat.

Warna-warna seperti kuning, merah maupun oranye selalu dianggap sebagai warna yang mendatangkan ceriaan dan membangkitkan mood. Sementara warna gelap dipercaya menciptakan suasana kelabu.

"Kalau bicara warna, warna memang memengaruhi manusia. Itu akan membuat orang punya kesan sendiri. Ini nasihat untuk mereka yang galau, orang depresi biasanya mereka mellow, meratapi diri, orang-orang seperti itu harus bangun dan harus cari warna yang positif warna yang ceria," papar psikolog dan psikoterapi Henny E Wirawan M Hum (MWS), seperti dilansir Antara.

warna gelap
Warna-warna gelap bikin perasaan makin tertekan. (foto: pixabay/RyanMcGuire)

"Mereka yang depresi, jika melihat warna hitam, perasaannya malah makin tertekan. Pakai warna yang merah atau kuning. Ini akan membantu mereka menjalani hidup lebih baik," lanjut dia.

Sementara itu, bagi mereka yang mencari sesuatu yang damai atau tenang, Henny menyarankan menggunakan warna seperti biru dan hijau. Sementara itu, merah, jingga, dan kuning ialah warna bahagia yang bisa meningkatkan rasa percaya diri. "Warna itu bisa meningkatkan sisi positif seseorang. Memang ada hubungan yang jelas antara warna dan efek psikologis. Warna yang cerah, terang akan membuat kita lebih lincah dalam bergerak," jelas Henny.

Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa mungkin juga ada orang yang suka warna gelap, padahal pribadinya ceria. "Nah, kalau untuk orang yang introvert, biasanya mereka suka menggunakan warna-warna netral, warna yang aman," tutupnya.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan