Warga +62 Bicara Damai Ajalah

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Selasa, 01 Maret 2022
Warga +62 Bicara Damai Ajalah

Ilustrasi. (MP/Fikri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAGU Bom Nuklir gubahan Nasida Ria belakangan laris manis diunggah warganet. Pemicunya, tentu saja perang Rusia-Ukraina. Seolah mereka meramal akan ada krisis nuklir dalam palagan tersebut. Apalagi seusai Valdimir Putin menempatkan pertahanan nuklirnya bersiaga penuh. Dibarengi dengan peringatan keras kepada pelbagai pihak penghalang niatnya di Ukraina.

"Siapa pun ingin mencoba menghalangi kami di Ukraina akan melihat konsekuensi belum pernah dilihat di dalam sejarah Anda," kata Putin dikutip BBC. Peringatan itu ditafsirkan banyak pihak sebagai tanda ancaman serangan nuklir.

Menurut Bulletin of the Atomic Scientists, Rusia jadi negara terbesar di dunia dengan 6.257 hulu ledak nuklir pada 2021, sementara di posisi kedua ditempati Amerika Serikat dengan jumlah 5.550.

Pihak Ukraina tak ciut nyali bahkan menganggap kecaman Putin sebagai gertakan semata demi menekan delegasinya pada pembicaraan di Belarus.

Meski hingga kini serangan nuklir urung terjadi, Badan Energi Atom Internasional menyerukan kepada Rusia agar tak melakukan serangan militer di empat lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dengan 15 reaktor milik Ukraina nan tidak dirancang berada di wilayah zona perang.

Fisikawan Atmosfer University of Colorado Boulder Brian Toon, dikutip Nature, memperkirakan jika muncul perang nuklir akan memicu musim dingin ekstrem. Jelaga akibat ledakan nuklir akan menutup atmosfer sehingga menutup sinar matahari ke bumi.

"Bila bom nuklir diledakan, akan musnah kehidupan di Bumi,.." begitu singkatnya jika perang nuklir terjadi seturut lirik lagu Nasida Ria, grup nasyid garapan HM Zain di Semarang pada 1975 nan semakin digemari anak muda sekarang begitu mereka sering tampil di festival musik bergengsi di Jakarta.

Bahkan, selain lagu tersebut, para warganet menyambung kemudian dengan tautan lagu Nasida Ria lainnya dengan judul Perdamaian. Lirik lagu tersebut terampil melihat sisi lain peperangan dan perdamaian tak semata sebagai opisi biner, antara hitam atau putih, namun bertalian.

Gedung didirikan, lalu dihancurkan. Ingin aman dan sentosa, tapi kau buat senjata biaya berjuta-juta. Banyak orang cinta damai, tapi perang semakin ramai. "Bingung, bingun ku memikirnya".

Presiden Joko Widodo merespon perang Rusia-Ukraina melalui akun resmi Twitternya. "Stop perang. Perang itu menyengsarakan umat manusia, dan membahayakan dunia," cicit Jokowi pada akun Twitter @jokowi.

Meski Indonesia tidak berada di dalam 80 daftar negara pendukung draf resolusi damai, cicitan Jokowi malahan strategis mengingat perannya sebagai ketua presidensi G20. Isu kemanusian dan pemulihan ekonomi jadi agenda penting forum kerjasama multilateral di bidang ekonomi tersebut.

Banyak negara di dunia membangun simpul mengusung semangat bersama bangkit dari keterpurukan ekonomi imbas pandemi. Perang Rusia-Ukraina justru membuat perekonomian Eropa terganggu dan akan berdampak pada banyak negara di dunia ketika masih harus berjuang keluar dari pandemi.

Tak heran bila kampanye stop perang menggema di banyak tempat. Bisa jadi perdamaian merupakan impian paling sederhana sepanjang sejarah umat manusia nan dihiasi banyak peperangan. Perdamaian selalu dimaknai berulang lewat pelbagai peperangan. Bahkan, secara mikro tiap orang pun punya perang terhadap dirinya sendiri.

Maka, muncul istilah berdamai dengan diri sendiri. Bahkan banyak cara dilakukan agar tiap-tiap orang menjadi peaceful. Di bulan Maret, di tengah konflik Rusia-Ukraina, Merahputih.com mengusung semangat perdamaian sebagai tajuk utama selama sebulan. Damai Ajalah menjadi semangat paling ikonik Warga +62 di tiap problematika. "Yang waras ngalah". Sesederhana itu petuah orang tua ketika orang terdekatnya sedang berada di tengah konflik.

Di kehidupan sehari-hari Warga +62, Damai Ajalah acap menjadi semacam mantra ampuh saat muncul pertentangan, baik di batin atau di luar batin. Seseorang akan lebih banyak akhirnya Damai Ajalah menunda belanja barang incaran saat gajian 'Assalamualaikum' lalu langsung disapa cicilan 'Waalaikumsalam'. MAKA, DAMAI AJALAH! (*)

#Breaking #Maret +62 Bicara Damai Ajalah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Klasemen Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Ada di Bawah Malaysia
Timnas Indonesia sementara ada di posisi kedua klasemen Grup A Divisi I atau Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Singapura
Frengky Aruan - Jumat, 25 September 2026
Klasemen Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Ada di Bawah Malaysia
Olahraga
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Start Positif Timnas Indonesia, Skuad Garuda Sikat Singapura 2-0
Timnas Indonesia membuka kiprah di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif, yakni kemenangan 2-0 atas Singapura.
Frengky Aruan - Jumat, 25 September 2026
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Start Positif Timnas Indonesia, Skuad Garuda Sikat Singapura 2-0
Indonesia
OTT di 3 Provinsi, KPK Sergap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta
KPK menggelar OTT di 3 provinsi dan menangkap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta bersama 13 orang lainnya terkait dugaan korupsi pemkab
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
OTT di 3 Provinsi, KPK Sergap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta
Indonesia
KPK Gelar OTT, Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena dan sejumlah pihak lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
KPK Gelar OTT, Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Indonesia
Bupati Pati nonaktif Sudewa Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut Bupati Pati nonaktif Sudewa dengan hukuman 8,5 tahun penjara atas kasus suap proyek DJKA dan pemerasan perangkat desa.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Bupati Pati nonaktif Sudewa Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
Indonesia
17 Orang Diciduk KPK di OTT BPN Bogor, Ini Nama 8 Tersangka Termasuk Presdir Summarecon
KPK menetapkan 8 orang sebagai tersangka kasus OTT suap HGB Summarecon di BPN Bogor, termasuk Presdir Summarecon dan pejabat ATR/BPN. Cek daftar namanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
17 Orang Diciduk KPK di OTT BPN Bogor, Ini Nama 8 Tersangka Termasuk Presdir Summarecon
Indonesia
Ketua KPK Benarkan OTT BPN Bogor, Operasi Masih Berlangsung!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin sore, 14 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Ketua KPK Benarkan OTT BPN Bogor, Operasi Masih Berlangsung!
Indonesia
Isi Garasi Menkeu Suahasil Nazara: Ada Sedan 13 Tahun di Balik Aset Ratusan Miliar
Penasaran dengan harta kekayaan Suahasil Nazara yang baru dilantik jadi Menteri Keuangan? Intip rincian LHKPN dan koleksi mobilnya di sini, ternyata ada mobil tua lho!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Isi Garasi Menkeu Suahasil Nazara: Ada Sedan 13 Tahun di Balik Aset Ratusan Miliar
Indonesia
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Gempa Malang hari ini dengan magnitudo 5.2 mengguncang wilayah Jawa Timur bagian selatan. Cek info resmi BMKG soal potensi tsunami dan daftar daerah terdampak guncangan!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Indonesia
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Bagikan