Wapres Ma’ruf Amin ke Papua Buka Peparnas XVI

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 November 2021
Wapres Ma’ruf Amin ke Papua Buka Peparnas XVI

Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin bertolak ke Papua, untuk meresmikan pembukaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Stadion Mandala, Kota Jayapura.

Wapres beserta Wury Estu Handayani dan rombongan terbatas terbang menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI Angkatan Udara dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 06.00 WIB.

Baca Juga:

Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp 1,5 Miliar Dukung Atlet di Papernas Papua

Pesawat yang ditumpangi Wapres dijadwalkan transit di Pangkalan Udara TNI AU Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, untuk mengisi bahan bakar selama sekitar 45 menit.

Di Pangkalan Udara TNI Sultan Hasanuddin, Wapres disambut oleh Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kemudian, Wapres Ma'ruf Amin kembali melanjutkan perjalanannya ke Papua dengan berangkat dari Makassar pukul 10.05 WITA. Wapres dijadwalkan tiba di Bandar Udara Sentani di Kabupaten Jayapura pada pukul 14.40 WIT.

Kontingen Papernas DKI. (Foto: Antara)
Kontingen Papernas DKI. (Foto: Antara)

Di Papua, Wapres disambut oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua Ridwan Rumasukun dan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Rencananya, Wapres menghadiri pembukaan Peparnas XVI di Stadion Mandala pada pukul 19.00 WIT.

Wapres juga akan meninjau Situs Tugu MacArthur, yang berada di dalam markas TNI Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII Cenderawasih Papua, pada Sabtu (6/11). MacArthur merupakan warisan sejarah Perang Dunia II, yang menjadi tanda peringatan datangnya pasukan sekutu di wilayah Pasifik pada 1944. Wapres Ma'ruf dijadwalkan kembali ke Jakarta, pada Sabtu (6/11).

Baca Juga:

Lepas Kontingen Paralimpik DKI ke Peparnas XVI, Anies: Semoga Target di Papua Tercapai

#Peparnas #Papua #PON Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan