Wapres: Kegaduhan Politik Tidak Ganggu Kinerja Pemerintah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 04 Oktober 2017
Wapres: Kegaduhan Politik Tidak Ganggu Kinerja Pemerintah

Wapres Jusuf Kalla. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menganggap kegaduhan menjelan tahun politik tidak akan menggaggung kerja dan program pemerintah.

"Pemerintah tidak boleh berpolitik, tetap bekerja seperti biasa. Sementara yang gaduh hanya beberapa bagian, tetapi tidak akan mengganggu seluruh sistem," kata Wapres di Jakarta, Rabu (4/10).

Wapres juga menganggap bahwa kegaduhan sudah biasa jika terjadi menghadapi tahun politik, terutama mendekati pemilu.

"Itu biasa saja. Kita sudah alami berkali-kali. Kegaduhan karena banyak media," kata Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu (4/10).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta seluruh jajaran dalam Kabinet Kerja untuk tidak membuat gaduh di kalangan masyarakat menjelang tahun politik.

"Semua harus memberikan ketenangan, kesejukan, semuanya harus menyemangati," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia juga meminta jajaran pemerintahannya untuk tetap fokus dalam bekerja sekaligus terus memberikan semangat kepada masyarakat.

Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (2/10), Presiden secara tegas menyatakan hal itu di hadapan para menteri dan pejabat setingkat menteri yang hadir.

"Saya kira arahan kemarin jelas sekali, sudah jelas. Nggak perlu saya jelaskan lagi, sudah terang benderang jelas seperti itu. Memberikan kesejukan, memberikan ketenangan, memberikan semangat, dan terus bekerja," katanya.

Ia tidak ingin ada jajarannya melakukan hal-hal yang menimbulkan kegaduhan dan kontroversi.

Presiden juga mengingatkan bahwa masyarakat terus mengharapkan kerja keras pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan bangsa. Rakyat pun disebutnya juga butuh ketenangan. (*)

Sumber: ANTARA

#Wakil Presiden Jusuf Kalla
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Jusuf Kalla Bandingkan Kelonggaran Aturan Ceramah di Indonesia dengan Negara Lain
Wakil presiden ke-10 dan ke-12 RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) membandingkan kelonggaran aturan ceramah agama di masjid di Indonesia dengan sejumlah negara lain.
Mula Akmal - Sabtu, 01 April 2023
Jusuf Kalla Bandingkan Kelonggaran Aturan Ceramah di Indonesia dengan Negara Lain
Bagikan