Film

Voldemort v Grindelwald, Siapa yang Lebih Kuat?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2020
Voldemort v Grindelwald, Siapa yang Lebih Kuat?

Siapa yang lebih kuat antara Voldemort dan Grindelwald (Foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGGEMAR film Fantastic Beasts patut berbahagia karena akhirnya syuting film ketiganya kembali dilanjutkan setelah sempat tertunda karena pandemi Corona. Salah satu karakter yang paling ditunggu selain Newt Scamander tentu saja adalah sang penjahat sendiri, Gellert Grindelwald.

Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya, jika Grindelwald dan Voldermort berduel, kira-kira siapa yang akan menang ya? Soalnya secara posisi dua karakter ini memang ahlinya meneror dunia sihir buatan J.K. Rowling. Keduanya sama-sama kuat, sama-sama jahat, dan dibenci.

Baca juga:

'The Batman' dan 'Fantastic Beasts 3' Kembali Lanjutkan Syuting di Britania Raya

Namun di antara Voldermort dan Grindelwald, siapa yang lebih kuat? Ternyata menurut ScreenRant, Grindelwald lebih unggul lho. Mengapa? Yuk simak jawabannya.

Grindelwald lebih menguasai tongkat sihir elder

Voldemort v Grindelwald, Siapa yang Lebih Kuat?
Voldemort tidak berkuasa atas tongkat elder (Foto: IMDb)

Kalau kamu penggemar beratnya dunia sihir Harry Potter kamu pasti mengetahui tentang cerita tiga kakak beradik yang mencurangi kematian.

Berpura-pura memberi selamat, sang kematian memberikan tiga hadiah untuk masing-masing dari mereka, yaitu tongkat sihir yang paling sakti bernama elder wand, resurrection stone batu yang bisa membangkitkan orang yang sudah meninggal, dan the cloak of invisibility jubah sihir yang membuat pemakainya tidak terlihat.

Nah di buku terakhir Harry Potter and The Deathly Hallows, Voldemort berusaha mendapatkan tongkat elder tersebut agar bisa mengalahkan Harry Potter karena kabarnya tongkat ini bisa membuat pemiliknya mengalahkan penyihir manapun.

Sayangnya, tongkat sihir itu hanya melayani orang yang berhasil mengalahkan pemilik sebelumnya dan karena pada dasarnya pemilik asli dari tongkat itu adalah Harry Potter maka Voldemort enggak bisa mengalahkannya.

Sebelum mendapatkan tongkat elder dari makamnya Dumbledore, Grindelwald sebenarnya sudah memiliki tongkat ini sejak ia masih muda. Hal ini membuatnya bisa lebih mengeksplor kekuatan optimal dari tongkat sihir tersebut.

Makanya kalau dilihat dari perlengkapan, Grindelwald lebih kuat dari Voldemort karena pada saat itu, tidak seperti Voldemort, tongkat sihir elder setia sama Grindelwald karena dialah pemilik sahnya.

Baca juga:

Hibur Anak di Tengah Pandemi, J.K. Rowling Rilis Buku Dongeng 'The Ickabog' Gratis

Kelemahan fatal Voldemort karena Hocruxes

Voldemort v Grindelwald, Siapa yang Lebih Kuat?
Kelemahan fatal Voldemort terletak pada Hocruxes nya (Foto: IMDb)

Hal berikutnya yang membuat Grindelwald lebih unggul adalah kelemahan fatal dari Voldemort. Seperti yang kamu tahu, Voldemort enggak mudah mati karena dia membagi-bagi jiwanya ke beberapa benda yang bernama hocruxes.

Walaupun sekilas penggunaan hocruxes ini terlihat menguntungkan, namun sebenarnya ini adalah kunci kegagalannya Voldemort. Hal tersebut menunjukkan arogansi dan ketakutannya terhadap kematian.

Apalagi ia menaruh jiwanya ke dalam benda-benda monumental yang mudah dicari, seperti cincin kakeknya, piala Hufflepuff, kalung Slytherin, dan tiara Ravenclaw. Hal ini memudahkan Harry dan kawan-kawan untuk memusnahkannya. Sisi arogan dan ketakutannya terhadap kematian justru menjadi kelemahan fatalnya.

Berbeda dengan Grindelwald yang enggak punya ketakutan terhadap kematian. Ia percaya dengan dirinya sendiri dan hal ini justru membuatnya semakin kuat.

Kemampuan hebat Grindelwald sebagai pemimpin

Voldemort v Grindelwald, Siapa yang Lebih Kuat?
Perbedaan gaya kepemimpinan antara Voldemort dan Grindelwald (Foto: IMDb)

Terakhir dan yang mungkin paling terpenting adalah kemampuan keduanya sebagai seorang pemimpin. Grindelwald punya kemampuan hebat yang enggak dimiliki oleh Voldemort yaitu kehebatannya dalam mempersuasi dan memanipulasi orang di sekitarnya.

Ia mendapatkan dukungan dari pengikutnya dengan tipu daya serta propaganda namun dengan cara yang lembut dan indah. Sehingga orang mau mengikutinya.

Kamu bisa melihat contoh nyatanya dalam adegan akhir film Fantastic Beasts: Thh Crimes of Grindelwald ketika Queenie Goldstein akhirnya memutuskan untuk mengikuti Grindelwald karena mendengar janji-janji palsunya.

Berbeda 180 derajat dengan Grindelwad, Voldemort justru mendapatkan pengikut lewat ketakutan dan kebencian. Memang sih terkadang ketakutan memiliki kekuatan, namun loyalitas punya kekuatan yang lebih besar.

Misalnya nih intimidasinya Voldemort terhadap Snape enggak bisa membuatnya berbalik dari cintanya kepada Lily. Atau cintanya Narcissa Malfoy pada putranya justru membuat ia berbohong pada the dark lord. Sementara Grindelwald bisa membuat orang tetap loyal kepadanya karena ia bisa menghasut mereka untuk mencintainya.

Itu dia beberapa alasan mengapa Grindelwald jauh lebih kuat dibandingkan Voldemort. Apalagi Grindelwald punya satu keuntungan lagi yaitu dia lebih tampan karena memiliki hidung. (sam)

Baca juga:

Desain Masker Ajaib ala Peta Perampok di Dunia Sihir Harry Potter

#Film #Fantastic Beasts #Harry Potter #J.K. Rowling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
Film horor-komedi Hungry Ghost Festival garapan Imam Darto dibintangi Endy Arfian, Aci Resti, dan Fajar Nugra. Tayang di bioskop 26 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
ShowBiz
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
Agnez Mo mengonfirmasi keterlibatannya dalam film C.L.A.Y. bersama Nicolas Cage. Simak sinopsis dan kabar debut film panjang berbahasa Inggrisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Tekno
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
Filn Street Fighter menguasai box office di Amerika Utara. Namun, pendapatan globalnya masih jauh dari target.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
Netflix siapkan Film Sacrifice. Thriller komedi garapan Romain Gavras, dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy. Kisah penyanderaan dan pengorbanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
ShowBiz
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
Film horor Whalefall hanya meraup US$7,5 juta atau sekitar Rp135 miliar pada pekan pembukaan, jauh di bawah biaya produksi US$60 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
ShowBiz
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
Tim Burton berkolaborasi dengan Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra, untuk menggarap film orisinal misterius. Simak fakta proyek terbaru mereka.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Bagikan