Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Vokalis The 1975 Sebut Metallica Band Paling Buruk Sepanjang Masa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 03 November 2022
Vokalis The 1975 Sebut Metallica Band Paling Buruk Sepanjang Masa

Vokalis The 1975 Matt Healy ungkapkan kalau menurutnya Metallica adalah band teburuk sepanjang masa. (Foto: Instagram/Trumanblack)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMUJI karya dari musisi lain adalah hal yang wajar. Seseorang secara profesional pasti ingin menjalin hubungan baik pula dengan sesama pelaku industri musik. Namun sepertinya hal ini tidak sepenuhnya berlaku bagi Vokalis The 1975, Matt Healy.

Mengutip laman Revolver, Healy beberapa waktu lalu berbicara pada media Pitchfork mengenai pandangannya tentang Metallica. Ia menyebut bahwa band rock Amerika yang terbentuk pada 1981 itu sebagai grup musik paling buruk sepanjang sejarah.

“Aku sungguh membenci Metallica. Benar-benar band terburuk menurutku, sepanjang masa,” tukas Healy dan disebut Revolver sebagai orang Inggris yang cerewet, Senin (31/10).

Baca juga:

Konser Calum Scott Sukses Bikin Penggemarnya di Jakarta Sendu Melagu

Vokalis The 1975 Sebut Metallica Band Paling Buruk Sepanjang Masa
Tak ada alasan pasti mengapa Healy membenci Metallica, ia hanya menyebutnya sebagai band terburuk sepanjang masa. (Foto: Instagram/Metallica)

Pernyataan kontroversialnya ini merupakan respons ketika seorang wartawan bertanya tentang apakah ia pernah menjadi penggemar dari Kate Bush, atau menyukai lagu-lagu Metallica yang menjadi soundtrack serial hits Stranger Things.

Healy menjawab kalau ia menyukai lagu Kate Bush yang bertajuk Running Up That Hill. Namun, ia memberikan respons yang negatif terhadap lagu Metallica yang berjudul Master of Puppets.

Menariknya, Healy merupakan seorang penggemar dari musik heavy metal, metalcore, dan post-hardcore. Ia juga punya sejumlah band metal kesukaan.

Menurut laman Metal Hammer pada 2020, Healy sempat membeberkan kalau ia adalah fans dari Converge, Glassjaw, dan Poison the Well and Refused yang kemudian ia sebut sebagai band favoritnya.

Hanya Metallica yang mendapat respons negatif sejauh ini. Meski begitu, Healy tidak menyebutkan secara spesifik apa yang membuat penilaiannya terhadap Metallica menjadi begitu buruk.

Baca juga:

Rapper Takeoff Migos Tewas dalam Insiden Penembakan

Vokalis The 1975 Sebut Metallica Band Paling Buruk Sepanjang Masa
Nyatanya, Healy merupakan penggemar dari musik heavy metal. (Foto: Instagram/Trumanblack)

Healy bersama Ross MacDonald dan George Daniel adalah personel dari The 1975, sebuah band dari Inggris yang memiliki aliran pop dan rock. Terbentuk pada 2002, band ini telah memiliki popularitas yang bisa terbilang besar pada dekade kedua abad ke-21.

Lagu-lau dari The 1975 banyak disukai, di antaranya yakni I Always Wanna Die Sometimes dan Robbers. Belum lama ini, The 1975 juga baru saja merilis album pada 14 Oktober 2022 bertajuk Being Funny In A Foreign Language. (mcl)

Baca juga:

Single 'Lift Me Up' Rihanna Jadi OST 'Black Panther: Wakanda Forever'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jazz Goes to Campus Diusulkan Jadi 5 Seri Ramaikan 5 Abad Jakarta
Penyelenggaraan kegiatan budaya berskala besar, seperti JGTC mampu memperkuat identitas budaya Jakarta sekaligus menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Jazz Goes to Campus Diusulkan Jadi 5 Seri Ramaikan 5 Abad Jakarta
ShowBiz
PERAUKERTAS Rilis 'Joki Cinta', Usung Warna Retrowave Bernuansa Retro Modern
PERAUKERTAS membuka fase baru perjalanan musiknya lewat "Joki Cinta". Mengusung nuansa Retrowave dengan sentuhan synth khas era 1980-an.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
PERAUKERTAS Rilis 'Joki Cinta', Usung Warna Retrowave Bernuansa Retro Modern
ShowBiz
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
Melalui lirik yang emosional, keduanya menggambarkan rasa canggung, penyesalan, dan kerinduan yang muncul ketika dua orang yang dulu sangat dekat kini tak lagi saling berkomunikasi.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
ShowBiz
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
Malika resmi debut sebagai solois lewat single 'Nanti Aku Cerita'. Lagu ini menjadi ungkapan kasih, penghormatan, dan terima kasih seorang anak kepada sang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
ShowBiz
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
Young K DAY6 kembali sebagai solois lewat album kedua YOUNGEST. Lagu utama 'Shut the Door' mengangkat pengalaman pribadi yang dituangkan seperti catatan harian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
ShowBiz
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
Mario G. Klau berkolaborasi dengan Juan Reza lewat single 'Baby Pelan Pelan'. Lagu ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari sebuah pertemuan pertama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
ShowBiz
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
No Na kembali lewat lagu terbaru 'honk!' yang menghadirkan musik ceria dengan bunyi klakson khas dan sentuhan budaya Indonesia melalui referensi 'Om Telolet Om'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
ShowBiz
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
Simak makna lagu Terang Bulan karya Endah N Rhesa. Menghadirkan refleksi tentang harapan, ketenangan, dan kekuatan untuk bangkit melalui lirik yang puitis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Bagikan