Virgil van Dijk: Dari Tukang Cuci Piring Hingga Jadi Bek Termahal

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 08 Maret 2019
Virgil van Dijk: Dari Tukang Cuci Piring Hingga Jadi Bek Termahal

Perjalanan Karier Virgil van Dijk (Zimbio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Liverpool melakukan keputusan tepat saat merekrut Virgil van Dijk dari Southampton pada bursa transfer musim dingin 2018. Saat itu, The Reds menggelontorkan uang hingga 78,8 juta euro (Rp 1,2 triliun).

Pada awal kedatangannya, tak sedikit yang meragukan kemampuan Van Dijk. Bahkan, Liverpool sempat dicap boros karena mendatangkan Van Dijk dengan harga selangit.

Kendati demikian, Virgil van Dijk membungkam kritik tersebut dengan performa apik di lapangan. Ia menjadi figur tak tergantikan di lini belakang Liverpool.

Pada musim ini, Virgil van Dijk telah 28 kali membela Liverpool di Premier League. Dari jumlah tersebut, Van Dijk mencatatkan menang duel hingga 4,4. Selain itu, ia juga tiga kali terpilih sebagai pemain terbaik.

Virgil Van Dijk mengaku ingin membayar kepercayaan yang diberikan liverpool dengan memenangi gelar. Sang pemain juga bertekad menjadi legenda The Reds di masa depan.

"Sebagai legenda Liverpool," ujar Van Dijk kepada BBC ketika ditanya bagaimana sang pemain ingin diingat.

"Saya ingin mencapai hal-hal luar biasa di sini. Kami memiliki pemain fantastis, kami memiliki segalanya. Kami punya segala yang dibutuhkan," sambung Van Dijk.

Penampilan Virgil van Dijk membuat sejumlah klub Eropa ingin mendapatkan tanda tangannya. Namun, pemain asal Belanda itu berkomitmen setia dengan Liverpool.

"Ketika bermain pada klub ini, Anda akan selalu diterima karena telah menjadi bagian keluarga. Ini satu di antara alasan bermain untuk klub ini," papar Van Dijk.

Nama Virgil van Dijk juga mulai digadang-gadang menjadi pemain terbaik Premier League 2018-2019. Rekan Van Dijk di Liverpool Andy Robertson merasa Van Dijk pantas menerima gelar tersebut.

"Jika musim berakhir pada malam ini, saya akan memberikan gelar pemain terbaik itu secara personal. Masih ada 10 pertandingan lagi dan setiap orang dari tim mana pun bisa menenanginya," ujar Robertson seperti dikabarkan Sky Sports.

"Akan tetapi, Van Dijk bisa mencapai level baru. Saya mengetahui itu. Para pemain depan biasanya menjadi favorit karena mereka semua mencetak gol dan menjadi bahan berita. Namun, pada musim ini Van Dijk sudah mendapatkan semua pujian yang pantas diterima."

"Saya yakin dia tidak fokus pada hal itu, dia akan fokus pada tim. Selalu menyenangkan ketika mengakhiri musim dengan sebuah penghargaan dan saya yakin dia akan menjadi favorit. Itu pasti kekalahan yang tipis jika dia tidak meraihnya," ungkap Robertson.

"Dia sangat konsisten. Jika tampil seperti yang sudah-sudah, tidak ada alasan mengapa dia tidak meraih predikat tersebut," ulasnya.

Menariknya, di atas semua pujian yang diterima, rupanya Virgil van Dijk pernah melakoni perkerjaan sebagai tukang cuci piring. Van Dijk melakukan pekerjaan itu untuk bertahan hidup.

Virgil van Dijk memulai mengejar mimpinya sebagai pemain sepak bola dengan memutuskan meninggalkan Breda meuju Tilburg pada 2008. Dua tahun berselang, Van Dijk mendaftarkan diri ke akademi Willem II hingga 2010.

Keputusan Van Dijk menuju Willem II juga membuatnya tak perlu lagi menjadi tukang cuci piring. Van Dijk mengaku kebutuhannya sudah bisa tercukupi dengan upah yang diterimanya saat itu.

"Saya menggunakan gaji pertama untuk mendaftar kursus menyetir mobil. Sebelumnya, ketika masih berusia 15 atau 16 tahun sata bekerja sebagai satu di antara pencuci piring di kota Breda," ujar Van Dijk seperti dilaporkan BBC.

Van Dijk melakukan pekerjaan sebagai pencuci piring ketika tidak sedang berlatih atau bertanding. Biasanya, Van Dijk akan bekerja pada Rabu dan Minggu, mulai sore hingga dini hari.

"Saya bekerja di kota pada Sabtu malam. Waktu itu mungkin saya mendapatkan gaji sekitar 350 euro atau Ro 5,5 juta setiap bulan. Saya senang bisa mendapatkannya," tegas Van Dijk.

Meski mendapatkan gaji pas-pasan, Van Dijk selalu bersyukur dengan apa yang diterimanya. Bahkan, Van Dijk masih bisa mentraktir teman-temannya.

"Sebab, saya dapat pergi ke McDonald's untuk mentraktir teman. Hal itu membuat saya mengerti betapa pentingnya uang. Namun, uang bukanlah segalanya," ungkap Van Dijk.

Di Willem II, kemampuan Van Dijk melesat tajam. Ia menjelma menjadi bek yang kuat dalam hal fisik. Pada akhirnya, Van Dijk menuju FC Groningen.

Kesabaran, usaha, dan doa Van Dijk akhirnya terwujud ketika Celtic mulai meliriknya. Akhirnya, pemain 27 tahun itu membela Celtic selama dua musim sejak 2015.

Kemudian, Virgil van Dijk menuju Inggris bersama Southampton hingga kini menjadi palang pintu Liverpool. Ia menyandang titel sebagai bek termahal di dunia.

Perjalanan karier Virgil van Dijk menjelaskan jika hasil terbaik tidak diperoleh dari cara instan. Sang pemain bersedia menjadi tukang cuci piring demi mengejar mimpi sebagai pemain sepak bola dunia. (bolaskor.com)

Baca Juga: Mohamed Salah Menjelma Menjadi "Juru Dakwah" Islam di Eropa

#Virgil Van Dijk #Liverpool #Sepak Bola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Pemain Manchester United Cuma Lari 6,5 Km saat Lawan Fulham, Gary Neville Murka
Pemain Manchester United diketahui hanya berlari 6,5 km saat melawan Fulham, Minggu (20/9). Gary Neville pun menyebutnya memalukan.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Pemain Manchester United Cuma Lari 6,5 Km saat Lawan Fulham, Gary Neville Murka
Olahraga
Cristian Romero Lolos dari Kartu Merah usai Tekel Jude Bellingham, Picu Tanda Tanya Besar
Cristian Romero lolos dari kartu merah setelah melakukan tekel keras ke Jude Bellingham. Hal itu pun menuai kontroversi.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Cristian Romero Lolos dari Kartu Merah usai Tekel Jude Bellingham, Picu Tanda Tanya Besar
Olahraga
Barcelona Bakal Tinggalkan Camp Nou Lagi, Renovasi Stadion Diprediksi Rampung 2028
Barcelona harus kembali meninggalkan Camp Nou. Sebab, renovasi stadion ternyata belum selesai.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Barcelona Bakal Tinggalkan Camp Nou Lagi, Renovasi Stadion Diprediksi Rampung 2028
Olahraga
Manchester United tak Dapat Penalti Lawan Fulham, ini Penjelasan Premier League dan VAR
Manchester United gagal mendapat penalti saat melawan Fulham. Premier League pun angkat bicara soal kontroversi tersebut.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Manchester United tak Dapat Penalti Lawan Fulham, ini Penjelasan Premier League dan VAR
Olahraga
Prediksi Bournemouth vs Liverpool: Laga Spesial untuk Andoni Iraola
Liverpool akan tandang ke markas Bournemouth pada laga lanjutan Premier League. Berikut prediksi skor, perkiraan susunan pemain, dan head to head kedua tim.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Prediksi Bournemouth vs Liverpool: Laga Spesial untuk Andoni Iraola
Olahraga
Live Streaming Brighton vs Arsenal: The Seagulls Sedang Tajam, The Gunners Waspada
Link live streaming Brighton vs Arsenal akan dimulai Sabtu (19/9) pukul 21.00 WIB. The Gunners mewaspadai ketajaman The Seagulls.
Soffi Amira - Sabtu, 19 September 2026
Live Streaming Brighton vs Arsenal: The Seagulls Sedang Tajam, The Gunners Waspada
Olahraga
Live Streaming Tottenham vs Aston Villa di Premier League 2026/27: The Lions Punya Rekor Apik
Link live streaming Tottenham vs Aston Villa akan dimulai Sabtu (19/9) pukul 18.30 WIB. The Lions punya rekor bagus di kandang.
Soffi Amira - Sabtu, 19 September 2026
Live Streaming Tottenham vs Aston Villa di Premier League 2026/27: The Lions Punya Rekor Apik
Olahraga
Liverpool tak Berniat Lepas Florian Wirtz, Andoni Iraola Siapkan Peran Baru
Florian Wirtz masih belum tampil bagus di Liverpool. Namun, Andoni Iraola masih ingin mempertahankannya.
Soffi Amira - Sabtu, 19 September 2026
Liverpool tak Berniat Lepas Florian Wirtz, Andoni Iraola Siapkan Peran Baru
Olahraga
Manchester United Masih Mau Datangkan Alejandro Balde, Berpeluang Datang Januari 2027
Manchester United berpeluang datangkan Alejandro Balde pada Januari 2027. Nasibnya di Barcelona pun mulai tak jelas.
Soffi Amira - Sabtu, 19 September 2026
Manchester United Masih Mau Datangkan Alejandro Balde, Berpeluang Datang Januari 2027
Olahraga
Jarrad Branthwaite Kembali Masuk Radar Manchester United, Siapkan Tawaran Baru
Manchester United masih menunggu Jarrad Branthwaite. Ia tampil gemilang bersama Everton.
Soffi Amira - Jumat, 18 September 2026
Jarrad Branthwaite Kembali Masuk Radar Manchester United, Siapkan Tawaran Baru
Bagikan