Viral, Anggota Polsuska Ancam Tembak Anak Punk, Begini Penjelasan PT KAI

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 26 Desember 2019
 Viral, Anggota Polsuska Ancam Tembak Anak Punk, Begini Penjelasan PT KAI

Ilustrasi Polsuska (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang anggota polisi khusus kereta api (Polsuska) berbaret oren adu mulut dengan penumpang berdandan ala anak punk.

Sang petugas meminta salah satu penumpang untuk keluar dari kereta.

Baca Juga:

PT KAI Siagakan 11.000 Personel Keamanan untuk Natal dan Tahun Baru

"Turun kamu turun. Kamu jagoan?" kata Polsuska kepada anak punk.

"Jangan pak," pinta anak punk itu.

Anak punk tersebut dianggap mengganggu kenyamanan penumpang lain. Oleh sebab itu penumpang tersebut melaporkan kepada petugas.

"Kalau tidak bisa menjaga ketertiban gak usah naik kereta," tambah Sang Polsuska.

Pelayanan Kereta Api di Stasiun Senen
Kereta Api berhenti di Stasiun Senen, Jakarta (Foto: ANTARA)

Satu orang anak punk itu pun mencoba membela rekannya. "Pak kita bayar pak kok disuruh turun," jelas rekan anak punk.

"Silakan kamu (lapor)" ujar sang Polsuska.

"Ayo kita visum," seru para anak punk.

"Gara-gara kita mondar mandir temen saya dipukul sampai berdarah gini. Tolonglah di mana keadilannya. Kita akan sebarkan semuanya di youtube," teriak seorang anggota punk.

"Ada yang keganggu gak?" kata anak punk.

Menanggapi video yang beredar luas di sosial media, kami klarifikasi bahwa tidak ada penodongan pistol ke penumpang KA yang dilakukan oleh petugas Polsuska (Polisis Khusus Kereta Api). Humas KAI menyebut, kejadian berlangsung pada 8 November 2019 di KA Lokal Rangkasbitung-Merak nomor 472.

Berawal dari pengaduan beberapa penumpang yang merasa tidak nyaman dengan perilaku sekelompok penumpang yang berjumlah sekitar 25 orang. Dalam aduannya, mereka dianggap mengganggu ketertiban dan berjalan mondar-mandir di kereta.

Layanan Kereta Api dari PT KAI
Kereta Api milik PT KAI (Foto: ANTARA)

Petugas Polsuska langsung menuju tempat aduan untuk kemudian menegur mereka secaea baik-baik, tapi respons dari rombongan tersebut tidak kooperatif dan bahkan menantang petugas.

Polsuska mengeluarkan senjata kejut, bukan pistol, untuk pengamanan diri, sebab jumlah rombongan tersebut cukup banyak. Tindakan tersebut juga dilakukan untuk berjaga-jaga dari kemungkinan alat itu direbut atau disalahgunakan.

Baca Juga:

PT KAI Daop 1 Siapkan 13 Kereta Api Tambahan Saat Libur Nataru

Pada akhirnya, petugas Polsuska bertindak tegas dengan menurunkan beberapa penumpang yang membuat kegaduhan di Stasiun Karangantu. Setelah itu perjalanan KA kembali dilanjutkan.

KAI berharap agar para penumpang senantiasa menjaga ketertiban selama dalam perjalanan sehingga tidak menggangu kenyamanan penumpang lainnya.(Knu)

Baca Juga:

Begini Pernyataan PT KAI Terkait Penipuan Rekrutmen Jabatan Kepala Stasiun

#PT KAI #Kereta Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Penumpang Makin Padat, KRL Produksi Inka Rangkaian Kedelapan Dipoerasikan Desember 2026
Sepanjang Januari–Oktober 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 303.792.024 pelanggan, atau rata-rata 999.316 pelanggan per hari.
Alwan Ridha Ramdani - 6 menit lalu
Penumpang Makin Padat, KRL Produksi Inka Rangkaian Kedelapan Dipoerasikan Desember 2026
Indonesia
KPK Ungkap Penyitaan Rp 2 Miliar, Dirut KAI Bantah Pemberitaan
"Terkait ramainya pemberitaan hari ini di media tentang saya, saya sangat sedih dan menyatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar," ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 31 menit lalu
KPK Ungkap Penyitaan Rp 2 Miliar, Dirut KAI Bantah Pemberitaan
Indonesia
Dirut KAI Ngaku Sedih, Tapi KPK Pastikan Rp2 Miliar Sudah Disita Sejak Agustus Lalu
KPK menyita uang Rp2 miliar dari Dirut KAI inisial BR terkait dugaan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. BR bantah terlibat. Simak fakta lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 November 2026
Dirut KAI Ngaku Sedih, Tapi KPK Pastikan Rp2 Miliar Sudah Disita Sejak Agustus Lalu
Indonesia
KPK Tegaskan Penyitaan Uang Bobby Rasyidin: Tak Terkait Jabatan Dirut KAI
KPK menjelaskan penyitaan uang Rp 2 miliar dari Bobby Rasyidin terkait kasus korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. Penyitaan dilakukan sejak Agustus 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
KPK Tegaskan Penyitaan Uang Bobby Rasyidin: Tak Terkait Jabatan Dirut KAI
Berita Foto
KPK Ungkap Sitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI dalam Kasus Digitalisasi SPBU
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memberikan keterangan pers terkait penyitaan uang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jum'at (6/11/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 06 November 2026
KPK Ungkap Sitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI dalam Kasus Digitalisasi SPBU
Indonesia
KAI Tambah 8.466 Kursi Kereta Antarkota per Hari, GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember
KAI menambah 8.466 kursi kereta antarkota per hari dan 39 perjalanan melalui GAPEKA 2026 yang mulai berlaku pada 1 Desember.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
KAI Tambah 8.466 Kursi Kereta Antarkota per Hari, GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember
Indonesia
Tiket Kereta Nataru Desember 2026 Mulai Dijual, Jadwal dan Stasiun Pemberhentian Berubah
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai membuka pemesanan tiket kereta api jarak jauh untuk keberangkatan Natal dan Tahun Baru.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Tiket Kereta Nataru Desember 2026 Mulai Dijual, Jadwal dan Stasiun Pemberhentian Berubah
Dunia
46 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Spanyol, Ini Kronologinya
Sebanyak 46 orang dilaporkan tewas dalam tabrakan dua kereta api di Toledo, Spanyol. Perdana Menteri Pedro Sanchez menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut.
Yusuf Abdillah - Rabu, 28 Oktober 2026
46 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Spanyol, Ini Kronologinya
Indonesia
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Saat ini jalur kereta api aktif di Pulau Jawa telah mencapai 7.000 kilometer sedangkan rel moda transportasi darat tersebut di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer padahal populasinya 50:50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Indonesia
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
penyampaian pendapat dilaksanakan hari ini mulai pukul 10.00 WIB dengan titik kegiatan berada di sekitar kawasan Monas, Tugu Tani, gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
Bagikan