Liga 1

Viking Menepi Sejenak saat Persib Jamu Dewa United FC di GBLA

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 11 Juli 2023
Viking Menepi Sejenak saat Persib Jamu Dewa United FC di GBLA

Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar. (Bolaskor.com/Gigi Gaga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Viking Persib Club (VPC) memutuskan tidak memberikan dukungan secara langsung kepada Persib Bandung saat menjamu Dewa United FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada laga ketiga Liga 1 2023/2024.

Sesuai dengan pernyataan yang diunggah akun Viking Persib Club di media sosial twitter, komunitas suporter Persib ini memilih absen ke Stadion GBLA karena merasa tidak dihiraukan manajemen Persib atau PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Baca Juga

Gagal Cetak Gol meski Tampil Dominan, Pemain Persija Akui Frustrasi

"Melihat dinamika yang terjadi saat ini serta respon dari PT PBB yang seakan menutup diri terkait permasalahan yang dialami banyak Bobotoh, kami memutuskan MENEPI SEJENAK," tulis akun @officialvpc, Senin (10/7).

@officialvpc menuliskan tiga poin sikap atas respons PT PBB. Yakni tidak menghadiri langsung pertandingan antara Persib vs Dewa United di stadion. Lalu memilih untuk mendukung Persib di rumah atau membuat titik-titik Nobar dan terakhir membuka ruang komunikasi baik itu dari distrik maupun komunitas lain untuk melakukan diskusi bersama.

"Doa dan harapan kami akan tetap ada untuk tim Persib, agar bisa mengembalikan penampilan terbaiknya, memenangkan pertandingan, dan menjuarai Liga 1 2023/24, seperti yang kita rindukan selama ini," tulisnya mengakhiri.

Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar membenarkan pernyataan yang dikeluarkan di akun twitter tersebut. Menurutnya itu merupakan lanjutan aksi mengenai proses penjualan tiket kandang Persib di Liga 1 2023/2024 yang diberlakukan PT PBB.

"Ini sikap lanjutan kita ya, setelah dipertandingan pertama (Persib vs Madura United) kita walk out. Kita merasa PT PBB tidak ada perubahan, responsnya pun masih sama seperti seakan menutup mata akan atas permasalahan yang terjadi. Seakan semua baik-baik saja. Kemudian yang disayangkan tidak membuka ruang komunikasi," kata Tobias Ginanjar.

Aksi absen ke Stadion ini, lanjutnya, merupakan desakan dari para distrik Viking Persib Club yang tersebar di seluruh Indonesia. Tentunya, masukan itu harus dipenuhi.

"Jadi, kita harus mendengar aspirasi-aspirasi kita yang terjadi. Distrik-distrik merasa kesulitan, yang pertama tentang harga tiket yang naiknya tiba-tiba dan tidak diimbangi dengan fasilitas yang memadai. Semua toilet gitu-gitu aja, dan fasilitas yang lain tetap seperti itu. Lalu yang paling utama itu, sistem pembelian tiket yang memberatkan," sambungnya.

Baca Juga

Liga 1 Diwarnai Kontroversi, Pelatih Madura United Dorong Penggunaan VAR Dipercepat

"Kita tidak menolak online, karena kita dari musim kemarin sudah online. Hanya sistem pembelian sekarang itu rumit, karena harus lewat aplikasi yang harus diverifikasi. Ada yang verifikasi cepet ada yang lama, dan setelah verifikasi harus membeli tiket secara individu. Sedangkan kan untuk komunitas biasanya kolektif karena banyak berangkat rombongan dari luar kota dan sebagainya. Dan menurut kita itu belum ada titik temu dari PT PBB sendiri masih menutup mata atas masalah itu," bebernya.

Aksi ini juga, dikatakan Tobias untuk menguji pernyataan PT PBB yang menganggap bahwa penghasilan dari tiket pertandingan laga kandang itu hanya sebesar 10 persen.

"Saya mendengar bahwa katanya pendapatan tiket itu paling bawah. Karena yang pertama itu sponsorship, merchandise dan hak siar. Untuk pendapatan tiket itu paling bawah."

"Bahkan rilis terakhir yang kita lihat itu bahwa pembelian tiket komunitas itu hanya 10 persen. Sehingga kita beranggapan bahwa keberadaan komunitas itu hanya 10 persen dan masih ada 90 persen lagi penonton yang siap ke stadion. Jadi salah satu aksi kita juga, ingin menguji apakah keberadaan kita itu hanya 10 persen atau tidak. Ketika kita menarik diri apakah stadion penuh atau tidak," tuturnya.

Karena itu, Tobias memastikan Viking Persib Club untuk membuka diri kepada PT PBB untuk mengadakan dialog secara bersama. Namun tentunya dilakukan secara terbuka dan bisa disaksikan banyak orang.

"Kita tidak mau hanya pertemuan satu atau dua orang. Bagusnya itu terbuka untuk semua orang, semua orang bisa menyampaikan aspirasinya dan mereka bisa mendengar langsung keluhan-keluhan. Dan semua bisa menilai. Jadi kami terbuka kalau mau diskusi lebih baik," pungkasnya. (*/Bolaskor)

Baca Juga

Kunci RANS Nusantara Raih Kemenangan Beruntun dan Pimpin Klasemen Liga 1

#Viking #Persib #Dewa United #Liga 1
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
Turun Kasta ke Liga 2, Manajemen Persis Solo Minta Maaf
Persis Solo tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini. Semua jajaran manajemen juga akan dievaluasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Turun Kasta ke Liga 2, Manajemen Persis Solo Minta Maaf
Olahraga
Laga Terakhir Persita Tangerang Harus Tanpa Penonton
Agresivitas dari Persita Tangerang menghadapi Persis Solo jangan kendur, apalagi Solo ingin keluar dari zona degradasi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Laga Terakhir Persita Tangerang Harus Tanpa Penonton
Olahraga
Ketua Viking Minta Bobotoh Dewasa: Jangan Rusuh Nodai Laga Penentu Gelar Juara Persib
Dalam laga terakhir lawan Persijab, Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara musim ini.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Ketua Viking Minta Bobotoh Dewasa: Jangan Rusuh Nodai Laga Penentu Gelar Juara Persib
Olahraga
Bobotoh Wajib Tahu! Rute Lengkap Konvoi Skuad Persib Kalau Jadi Juara Liga
Konvoi akan dimulai dari kawasan Gedung Sate dan berakhir di Pendopo Kota Bandung.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Bobotoh Wajib Tahu! Rute Lengkap Konvoi Skuad Persib Kalau Jadi Juara Liga
Olahraga
Bobotoh Dilarang Nyalakan Flare di Laga Pamungkas, Habis Angkat Piala Bebas Rayakan di Luar GBLA
Persib Bandung melarang Bobotoh menyalakan flare dan petasan saat laga pamungkas BRI Super League 2025/2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Bobotoh Dilarang Nyalakan Flare di Laga Pamungkas, Habis Angkat Piala Bebas Rayakan di Luar GBLA
Olahraga
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
perjuangan skuad Maung Bandung belum sepenuhnya selesai karena masih menyisakan satu laga pamungkas pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Persib Bandung Libas PSM Makassar di Menit Terakhir, Kukuh di Puncak Klasemen
Hasil ini membuat Persib tetap kukuh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Persib Bandung Libas  PSM Makassar di Menit Terakhir, Kukuh di Puncak Klasemen
Olahraga
Dewa United Kantongi Dominasi Kemenangan Dibanding Kekalahan
Dewa United optimis mampu finis peringkat empat Super League musim 2025/2026.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Dewa United Kantongi Dominasi Kemenangan Dibanding Kekalahan
Olahraga
Klasemen Super League 2025/26 usai Persib Kalahkan Persija, Peluang Juara Kian Terbuka
Klasemen BRI Super League 2025/26 usai Persib membungkam Persija makin ketat. Kini, Maung Bandung makin dekat dengan juara BRI Super League.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Klasemen Super League 2025/26 usai Persib Kalahkan Persija, Peluang Juara Kian Terbuka
Bagikan