Video Game Jadi Alternatif Baru Pamerkan Koleksi Fesyen

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 30 April 2021
Video Game Jadi Alternatif Baru Pamerkan Koleksi Fesyen

Ada simbiosis mutualisme. (Foto: Insider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI balik sulitnya situasi pandemi COVID-19, ternyata ada sisi positif yang bisa diambil. Di dunia fesyen, mereka mengatakan aneka gelaran busana secara virtual serta penggunaan media film pendek untuk memamerkan koleksi terbaru. Yang anti-mainstreamnya lagi adalah ada yang menggunakan video game sebagai alternatifnya.

Cara ini dilakukan karena mereka harus memutar otak supaya koleksi terbarunya bisa diketahui masyarakat sekaligus menarik perhatian untuk membeli. Hal ini juga dialami oleh rumah mode Balenciaga untuk melakukan dobrakan baru terkait koleksi terbaru dengan cara yang aman.

Pada awal Desember 2020, mereka merilis koleksi musim gugur 2021 dalam bentuk video game online imersif berjudul Afterworld: The Age of Tomorrow. Balenciaga adalah rumah mode pertama yang menggunakan video game dan mengundang para pemain yang merupakan pangsa pasarnya.

Langkah ini kemudian diikuti oleh sejumlah jenama hingga rumah mode yang melakukan mutualisme antara fesyen dan e-sports, menjadi awal dari gamifikasi fesyen. Sebagai contoh ada Salvatore Ferragamo yang menggunakan game online bertajuk Enigma untuk memperkenalkan koleksi busana musim semi 2021.

Baca juga:

Levi’s x Pokemon, Bikin Kamu Tampil Imut dan Tetap Hype

Video Game Jadi Alternatif Baru Pamerkan Koleksi Fesyen
Balenciaga bekerja sama dengan Unreal Engine. (Foto: Paper Magazine)

Pada September 2020, jenama asal Prancis Longchamp berkolaborasi dengan Pokemon Go, disusul oleh rumah mode mewah Gucci dan The North Face lewat Pokemon Go pada awal tahun ini. Sebelumnya, sneakers Jordan Brand juga masuk ke dalam game Fortnite.

Kemudian ada Jerry Lorenzo, Don C, dan lainnya di NBA 2K20 dan Louis Vuitton membuat skin untuk juara League of Legends. Jenama sepatu mewah Christian Louboutin mengajak pers dan tamu VIP ke Loubi World di aplikasi Zepeto.

Dengan mengejar para gamer, industri fesyen kini tidak hanya mengejar popularitas, pemasukan, dan menjaring lebih banyak konsumen, tetapi mengubah cara pandang dan budaya fesyen di masa depan.

Baca juga:

Gucci x Doraeamon Rilis Koleksi untuk Imlek 2021

Video Game Jadi Alternatif Baru Pamerkan Koleksi Fesyen
Koleksi Gucci x The North Face. (Foto: Pokemon GO Hub)

Menurut pengacara Douglas Hand, rumah mode atau perusahaan video game sama-sama mendapatkan keuntungan dari kolaborasi tersebut.

“Kesepakatan itu cenderung sangat brand-friendly. Perusahaan game tersebut memiliki banyak uang dan bersedia membelajakannya untuk memberikan keunggulan apa pun bagi game mereka,” kata Hand.

Video game juga memberikan kebebasan kepada industri fesyen dari kendala fisik. Mereka dapat merancang koleksi terbaru mereka dengan fantasi liar yang mereka pikirkan. (and)

Baca juga:

Menilik Rincian Koleksi Terbaru Balenciaga Lewat Video Game

Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Bagikan