Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan

Vacations lepas album baru. (Foto: dok/vacations)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Band indie-rock asal Australia, Vacations, resmi merilis album terbaru bertajuk Pursuit of Anything melalui label Nettwerk.

Berbarengan dengan peluncuran album, kuartet ini juga memperkenalkan video musik untuk lagu Lucky, Forever, yang menjadi penutup sekaligus salah satu materi unggulan dalam album tersebut.

Vacations diperkuat Campbell Burns sebagai vokalis sekaligus penulis lagu, Jake Johnson pada bass, Nate Delizzotti pada gitar, serta Joseph Van Lier pada drum.

Melalui album terbaru ini, mereka merangkai beragam kisah personal tentang cinta, pernikahan, keluarga, ambisi, hingga pergulatan menemukan makna kebahagiaan.

'Lucky, Forever', Lagu Cinta yang Terinspirasi Pernikahan Rekan Band

Campbell Burns mengungkapkan, Lucky, Forever berawal dari keinginannya menulis lagu cinta dengan tema yang terkesan klise, tetapi tetap terasa tulus. Ide tersebut muncul setelah ia menghadiri pernikahan dua rekannya di Vacations, Jake Johnson dan Joseph Van Lier.

Pengalaman itu mendorong Burns untuk menulis lagu dengan mengambil sudut pandang kedua personel tersebut. Hasilnya adalah lagu yang mengangkat kesederhanaan cinta melalui pendekatan yang terasa personal.

Aku sebenarnya jarang menulis lagu cinta, dan sebagai sebuah tema, rasanya sudah terlalu sering dibahas. Tapi rasanya menyegarkan bisa menulis sesuatu yang begitu sederhana dari segi tujuannya,

Vokalis Vacations, Campbell Burns.

Kehadiran Lucky, Forever sebagai lagu penutup memperkuat benang merah Pursuit of Anything, yang memadukan pengalaman pribadi para personel dengan refleksi tentang hubungan dan perjalanan hidup.

Pursuit of Anything, Refleksi Perjalanan Empat Sahabat

Album ini tumbuh dari kecintaan terhadap musik dan perjalanan panjang empat sahabat yang telah bermain bersama sejak usia muda. Melalui kumpulan lagu di dalamnya, Vacations mengangkat pengalaman personal yang mencakup pernikahan, keluarga, kenangan masa lalu, serta harapan untuk masa depan.

Bagi Burns, judul Pursuit of Anything berkaitan dengan siklus kebahagiaan manusia yang terus mengejar sesuatu yang baru. Dalam proses tersebut, seseorang kerap berfokus pada hal berikutnya yang ingin diraih hingga luput menyadari kebahagiaan yang sebenarnya sudah hadir dalam perjalanan saat ini.

Gagasan tersebut menjadi salah satu landasan album, yang mengajak pendengar merenungkan kembali hubungan antara ambisi, pencapaian, dan kepuasan menjalani hidup.

Secara musikal, Pursuit of Anything menawarkan pengalaman mendengarkan yang terasa akrab sejak awal. Lagu-lagunya membawa nuansa euforia ketika menemukan sesuatu yang berarti, sekaligus membuka ruang bagi pendengar untuk mengenali diri sendiri.

Vacations juga memperlihatkan kemampuannya merangkai lagu pop dengan pendekatan yang serius tanpa kehilangan kesan indah, jujur, dreamy, dan penuh optimisme.

Baca juga:

Padukan Pengaruh Musik Amerika, Vacations Lepas Album 'No Place Like Home'

Dari Newcastle ke Los Angeles dan New York

Di balik nuansa tersebut, Pursuit of Anything turut merekam fase perubahan dalam kehidupan para personel, terutama Burns yang berusaha memahami berbagai kerumitan saat beranjak dewasa.

Album ini menggambarkan perjalanannya dari Newcastle, Australia, menuju Los Angeles dan New York. Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan pertentangan antara ambisi pribadi dan gambaran kehidupan yang lebih konvensional di kampung halaman.

Seluruh personel Vacations terlibat dalam proses penulisan lagu, sementara produksi album dipercayakan kepada Burns. Kolaborasi ini memperlihatkan perkembangan mereka sebagai sebuah kesatuan kreatif yang semakin matang.

Burns juga banyak mendapatkan inspirasi dari rekan-rekannya. Ia melihat bagaimana orang-orang dapat menghadapi situasi yang serupa, tetapi tetap memiliki tujuan, keinginan, dan cara masing-masing dalam menjalani kehidupan.

Sentuhan Produksi Beatriz Artola Perkaya Karakter Album

Dari sisi produksi, Pursuit of Anything mendapatkan sentuhan mixing dari Beatriz Artola, yang sebelumnya terlibat dalam pengerjaan musik Geese dan Caamp.

Keterlibatan Artola menghadirkan karakter suara yang lebih kaya dan kompleks, sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi emosi untuk berkembang di setiap lagu.

Perpaduan pendekatan musikal dan pengalaman personal tersebut membuat album ini tidak hanya berfokus pada hubungan romantis, tetapi juga merangkum pergulatan yang menyertai proses pendewasaan, pencapaian ambisi, dan upaya memahami diri sendiri.

Baca juga:

Penuh Keceriaan, Vacations Rilis Video Musik 'Over You'

Vacations Perkuat Jangkauan Lewat Album Terbaru

Perilisan Pursuit of Anything turut memperkuat posisi Vacations sebagai salah satu band indie dengan jangkauan pendengar luas di generasi mereka.

Pencapaian tersebut tercermin melalui rangkaian tur dunia yang terjual habis, sejumlah lagu yang meraih sertifikasi double-platinum, serta total lebih dari 3,5 miliar streaming.

Pada Juli lalu, Vacations juga untuk pertama kalinya membawa tur Holy Grail ke Asia. Dalam rangkaian tersebut, mereka menyambangi Filipina, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Setelah menyelesaikan tur itu, Vacations kini memusatkan perhatian pada Pursuit of Anything sebagai babak terbaru dalam perjalanan bermusik mereka.

Melalui album ini, Vacations merangkum kecintaan terhadap musik, hubungan personal, ambisi, dan pencarian jati diri dalam sebuah karya pop yang tulus dan bernuansa dreamy. Berbagai pertentangan dalam kehidupan menjadi fondasi bagi lagu-lagu yang terasa personal, tetapi tetap menyimpan kesan klasik sejak pertama kali didengarkan. (Far)

#Musik #Musisi #Album Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan
Vacations merilis album 'Pursuit of Anything' melalui Nettwerk, menghadirkan lagu 'Lucky, Forever' yang terinspirasi dari pernikahan dua personel band.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan
ShowBiz
Tiket Ludes Kurang dari Satu Jam, Konser 'Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen' Siap Hibur Penonton 1 November 2026
Tiket konser Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen ludes dalam kurang dari satu jam. Konser digelar 1 November 2026 bersama Ello dan Sandhy Sondoro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tiket Ludes Kurang dari Satu Jam, Konser 'Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen' Siap Hibur Penonton 1 November 2026
ShowBiz
Eleanor Whisper Bicara soal Luka dan Penerimaan Lewat Single 'Ini Hal Biasa'
Eleanor Whisper merilis 'Ini Hal Biasa'. Lagu yang ditulis sejak 2024 ini menjadi pembuka album ketiga mereka pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Eleanor Whisper Bicara soal Luka dan Penerimaan Lewat Single 'Ini Hal Biasa'
ShowBiz
Lyodra Rilis Album 'Terkunci di Kamu', Kisahkan Perjalanan dari Luka hingga Jatuh Cinta Lagi
Lyodra menghadirkan 10 lagu dalam album Terkunci di Kamu. Kisahkan perjalanan dari luka masa lalu menuju penerimaan dan keberanian mencintai kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Lyodra Rilis Album 'Terkunci di Kamu', Kisahkan Perjalanan dari Luka hingga Jatuh Cinta Lagi
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'You Broke Me First' Tate McRae, Kisah Luka Setelah Dikhianati
Makna lirik lagu You Broke Me First dari Tate McRae mengisahkan pengkhianatan, patah hati, dan perjuangan menerima perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Makna Lirik Lagu 'You Broke Me First' Tate McRae, Kisah Luka Setelah Dikhianati
ShowBiz
Bukan Sekadar Debut EP, Portura Tuangkan Keresahan Personal dalam 'FRAMES'
Portura merilis FRAMES, mini album debut berisi lima lagu orisinal yang mengeksplorasi musik rock alternatif, keresahan sosial, dan pengalaman personal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Bukan Sekadar Debut EP, Portura Tuangkan Keresahan Personal dalam 'FRAMES'
ShowBiz
Arti Lirik lagu 'Cinta Tanpa Memiliki' dari Fadhil Music, Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Lagi patah hati? Cari tahu makna mendalam dan lirik lagu Cinta Tanpa Memiliki dari Fadhil Music versi slow rock yang emosional banget di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Arti Lirik lagu 'Cinta Tanpa Memiliki' dari Fadhil Music, Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Lifestyle
Kebebasan Lintas Generasi Musisi Malam Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends
Hearing session akan berlangsung di Psychocandy Records, Kemang, Jakarta Selatan. Acara tersebut akan mempertemukan sejumlah pelaku musik
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Kebebasan Lintas Generasi Musisi Malam Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends
Lifestyle
Penyanyi Olivia Rodrigo Tolak Gunakan Kecerdasan Artifisial Saat Bikin Karya
Olivia Rodrigo merilis album you seem pretty sad for a girl in love pada 12 Juni 2026. Album tersebut mengangkat perjalanan hubungan asmara pertamanya ketika ia mulai memasuki fase kedewasaan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Penyanyi Olivia Rodrigo Tolak Gunakan Kecerdasan Artifisial Saat Bikin Karya
Indonesia
Natania Karin Kembali Dengan Album Terbaru, Berkolaborasi Dengan Sal Priadi
Sebelas lagu dalam album ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Karin serta berbagai peristiwa yang ia saksikan dari orang-orang terdekat selama lima tahun terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Natania Karin Kembali Dengan Album Terbaru, Berkolaborasi Dengan Sal Priadi
Bagikan