EUFORIA tahun baru menggema di seluruh penjuru dunia. Perbedaan waktu membuat setiap negara memasuki 2018 dalam waktu berbeda-beda.
Masyarakat Samoa merupakan yang pertama menyambut tahun baru, kemudian Sydney, Tokyo, Beijing dan Hongkong, Dubai, Paris, London, New York, yang terakhir ialah Los Angeles.
Setiap negara punya tradisi yang unik dalam menyambut tahun yang baru. Dilansir dari Travel Channel, berikut perayaan Tahun Baru di berbagai belahan dunia.
1. Sydney
Sydney jadi kota dengan penyelenggaraan perayaan Tahun Baru terbesar di dunia. Sydney menampilkan pertunjukkan kembang api terbesar dan terbaik di dunia.
Satu juta orang berkumpul di Pelabuhan Sydney untuk melihat Light Parade.
Di Sydney Harbor Bridge, penyelenggara memasang layar besar dengan enam tiang pemancang sebesar 3,5 mil. Bahkan, untuk menampilkan atraksi kembang api yang megah, penyelenggara menggunakan 30 ribu kembang api. Wow!
2. Edinburg
Ribuan masyarakat setempat dan warga asing berkumpul di Princes Street Garden. Di Skotlandia, perayaan Tahun Baru disebut dengan Hogmanay (hari terakhir tahun 2017). Menjelang tengah malam, masyarakat setempat akan melakukan tarian tradisional Céilidh untuk menghidupkan suasana.
Selain itu, tepat pukul 01.00, penduduk yang menyukai olahraga akan melakukan One O'clock Run. Itu adalah joging ke Royal Mile lalu dilanjutkan dengan berenang di Sungai Forth. Acara pergantian tahun ditutup parade Loony Dook (kegiatan amal) atau naik kereta yang ditarik anjing.
3. Paris, Prancis
Paris menjadi kota terhangat dalam perayaan Tahun Baru. Kehangatan tampak dari berbagai ritual yang dilakukan masyarakat dalam menyambut tahun baru. Warga Paris akan saling mencium dan saling menyapa, "Bonnee Annee!" (selamat tahun baru).
Tak hanya itu, mereka akan bertukar kartu ucapan. Perayaan tahun baru dapat ditemukan di berbagai sudut di Kota Paris. Kota Paris menawarkan berbagai pilihan menarik. Anda bisa berkunjung ke Champs-Elysees dengan latar pemandangan Menara Eiffel. Menikmati santap malam di bateau-mouche (kapal) atau menyaksikan kabaret Moulin Rouge di Red Light District.
4. Rio de Janeiro, Brasil
Pantai Copacabana menampilkan pesta Tahun Baru terbesar dan terliar di dunia. Dua juta penduduk setempat berkumpul di tepi pantai. Di pantai tersebut, orang-orang memberi penghormatan ke Lemanja, Dewi Laut. Mereka memadukan ritual Afrika dengan budaya setempat.
Masyarakat mengenakan pakaian dengan berbagai macam warna. Warna merah melambangkan asmara, warna hijau simbol harapan akan kesehatan, serta kuning dan emas bermakna kemakmuran. Berbagai macam warna yang dikenakan membuat pantai tersebut terlihat indah dilihat dari kejauhan.
Jika ingin merasakan atmosfer kemeriahan Tahun Baru di Pantai Copacabana, jangan kenakan pakaian hitam. Menurut kepercayaan orang Brasil, hitam bermakna roh jahat.
Jadi, tahun depan Anda akan merayakan Tahun Baru di mana?(avi)