K-Pop

TXT Bahas Soal Pandemi Lewat Mini Album Ketiga 'minisode: Blue Hour'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2020
TXT Bahas Soal Pandemi Lewat Mini Album Ketiga 'minisode: Blue Hour'

TXT kembali dengan mini album ketiga 'minisode: Blue Hour'. (ibighit.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TXT kembali dengan mini album ketiga bertajuk minisode1: Blue Hour. Salah satu lagu dalam mini album tersebut mereka menyinggung pandemi COVID-19.

Pada 26 Oktober 2020, Tomorrow x Together (TXT) kembali dengan mini album ketiga dan juga merilis music video (mv) Blue Hour. Mereka bahkan melangsungkan showcase daring untuk merayakan rilisnya minisode1: Blue Hour.

Baca juga:

Aespa, Grup Idola Baru Besutan SM Entertainment

Membahas Soal Pandemi, TXT Merilis Mini Album Ketiga 'minisode: Blue Hour'
TXT merilis music video untuk 'Blue Hour' pada 26 Oktober 2020. (soompi)

Hueningkai menjelaskan kalau salah satu lagu b-side mereka We Lost The Summer terinspirasi dari lagu Arcade oleh Han's Band di 1988. Lirik lagu Arcade menggambarkan situasi 'sulit' yang sedang terjadi saat itu. TXT mengambil tema serupa dari lagu tersebut dan merubahnya dengan kondisi pandemi saat ini.

"Semua orang baru pertama kali mengalami kejadian ini sehingga kita merasa bingung. Hal yang kita terima begitu saja menghilang. Kami sangat sedih karena tidak dapat mendengar sorakan MOA (panggilan penggemar TXT) saat tampil," ungkap Taehyun seperti yang dikutip dari laman Soompi.

Lagu utama mereka memiliki nama yang sama seperi dengan albumnya yaitu Blue Hour. Lagu bergenre disco ini diciptakan dan ditulis oleh Slow Rabbit, Kyler Niko, LIL 27 CLUB, dan 'hitman' bang. Lagu ini juga memberikan melodi yang ceria sehingga terdengar menyenangkan dengan campuran gitar rhythmical dan suara bass.

Baca juga:

'Eyes Wide Open', Album Penuh Kedua dari TWICE

Membahas Soal Pandemi, TXT Merilis Mini Album Ketiga 'minisode: Blue Hour'
TXT 'Blue Hour' bergenre disco dengan melodi yang ceria. (ibighit.com)

Yeonjun mengatakan lagu utama mereka ini mengikuti langkah senior mereka, BTS. Menggunakan genre disco yang sedang tren saat ini. Namun mereka memasukkan unsur emosi campur aduk, antara perasaan kagum dan ketakutan yang dirasakan seseorang ketika melihat matahari terbenam.

Melansir laman Soompi, judul lagu dalam bahasa Korea itu jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sangat unik. I Discovered You and Me in the Sky at 5:53 pm, menggambarkan perasaan mereka ketika melihat ke langit di pukul 5:53 sore.

Di Korea Selatan pada Oktober, pukul 5:53 merupakan waktu matahari terbenam. Di waktu itu pula langit terlihat paling indah, tetapi tidak lama ditelan kegelapan.

Membahas Soal Pandemi, TXT Merilis Mini Album Ketiga 'minisode: Blue Hour'
minisode: Blue Hour memiliki total lima lagu. (ibighit.com)

Tidak hanya itu, mereka juga membicarakan bahwa lewat lagu ini, member TXT mencoba konsep baru yaitu cool dan gentle. Konsep ini berbanding terbalik dengan lagu debut mereka 'CROWN' yang memberikan kesan imut.

minisode1: Blue Hour terdiri dari lima lagu, yaitu Blue Hour, Ghosting, We Lost The Summer, Wishlist, dan Way Home. Empat member berpatisipasi dalam lagu b-side. Soobin untuk lagu Ghosting, Yeonjun dan Hueningkai di Wishlist, dan Taehyun di kedua lagu lainnya. (may)

Baca juga:

Dikenal Sebagai Pencetak Hit Paling Produktif, G-Dragon Anggap Lagunya Bak Buku Harian

#K-Pop #Musik #Boyband Korea
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rex Orange County Bawa Kenangan Masa Kecil dalam 'Grandma Song', Cerita tentang Kehilangan hingga Kerinduan
Rex Orange County kembali dengan 'Grandma Song', lagu dalam album Dream Fatigue yang membawa cerita tentang kerinduan, kehilangan, dan kenangan masa kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Rex Orange County Bawa Kenangan Masa Kecil dalam 'Grandma Song', Cerita tentang Kehilangan hingga Kerinduan
ShowBiz
Rizky Febian Hadirkan Single 'Adu Pandang', Ketika Benih Cinta Tumbuh dari Saling Tatap
Rizky Febian merilis single “Adu Pandang” pada 25 September 2026. Lagu romantis ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari saling tatap.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Rizky Febian Hadirkan Single 'Adu Pandang', Ketika Benih Cinta Tumbuh dari Saling Tatap
ShowBiz
Hammersonic 2027 Kasih Clue Band Bertopeng, Nama Sleep Token hingga Slipknot Jadi Spekulasi
Hammersonic 2027 akan digelar 22–23 Mei di Jakarta dengan tema 'The Awakening'. Clue band bertopeng dari Ravel Junardy memicu spekulasi penampil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Hammersonic 2027 Kasih Clue Band Bertopeng, Nama Sleep Token hingga Slipknot Jadi Spekulasi
ShowBiz
Polemik Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Berakhir, Seluruh Fee Manggung Dikembalikan
Polemik batalnya Juicy Luicy tampil di XYZ Liveground 2026 Batam berakhir. Penyelenggara memastikan seluruh fee telah dikembalikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Polemik Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Berakhir, Seluruh Fee Manggung Dikembalikan
ShowBiz
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
Stevan Pasaribu menggandeng Andi Rianto dan Kamga dalam lagu “Siapa yang Tahan”, yang mengangkat kisah hubungan penuh luka dan batas kesabaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
Makna lagu Out of Time The Weeknd mengisahkan penyesalan karena terlambat menyadari kesalahan dalam mempertahankan sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
ShowBiz
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
Float merilis EP 'Constant Changes' bersama single 'Yang Kembali Pulih' yang membawa pesan tentang luka, keraguan, dan keberanian untuk bangkit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
ShowBiz
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
KickFlip merilis 'Puzzle Piece' sebagai pembuka mini album KICK OFF THE WALL Pt. 1. Lagu ini mengangkat kecemasan, jati diri, dan ketidaksempurnaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
Park Eun Bin merayakan 30 tahun perjalanan debut lewat album spesial. Lagu 'Dreams Come True' mengisahkan perjuangan mengejar dan mewujudkan impian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
ShowBiz
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Rendy Orthodoxy Chants menghadirkan dua sisi berbeda di 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago', ledakan amarah hingga kegelisahan menghadapi ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Bagikan