Tujuh Alat Peringatan Dini Tsunami di Pantai Selatan DIY Rusak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 22 November 2021
Tujuh Alat Peringatan Dini Tsunami di Pantai Selatan DIY Rusak

Pantai selatan DIY. (Foto: MP/BPBD DIY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo telah mengajukan permohonan bantuan pengadaan dan perbaikan early warning system (EWS) kepada BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal itu karena sebanyak tujuh dari delapan EWS sebagai pendeteksi tsunami yang terpasang di sepanjang pantai selatan Kulon Progo rusak.

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Joko Satyo Agus Nahrowi mengatakan, ketujuh EWS yang rusak berada di sepanjang Pantai Trisik hingga Pasir Kadilangu.

"Ketujuh alat itu sudah rusak dan tidak bisa dipakai. Sudah setahunan rusaknya," tegas Joko di Yogyakarta, Senin (22/11).

Baca Juga:

BMKG Petakan Cilacap Paling Rawan Tsunami, Nasional Bisa Lumpuh

Ia menjelaskan, kerusakan alat tersebut tergolong parah, bahkan sampai ada piranti yang lepas dari titik pemasangan EWS.

Ada satu yang masih berfungsi akan tetapi tidak terkoneksi dengan perangkat di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) yang lokasinya di sekitar Pantai Glagah.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya telah mengusulkan perbaikan EWS kepada BPBD DIY beberapa waktu lalu. Belum lama ini, Bappeda DIY juga telah berkomunikasi dengan kami perihal perbaikan EWS yang rusak itu.

Baca Juga:

Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Seram, Tak Berpotensi Tsunami

Saat ini, pihaknya baru melakukan perbaikan untuk bisa mengoneksikan antara EWS yang masih berfungsi dengan alat di pusdalops.

"Untuk sementara ini, kami berupaya secepat mungkin memperbaiki yang satu EWS masih menyala, tapi tidak bisa terhubung dengan Pusdalops. Kalau terjadi tsunami tentunya kami bisa segera mendapatkan peringatan dini dari alat itu," katanya. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

BPPT Kembangkan Teknologi Deteksi Dini Tsunami Berbasis Pelampung

#Yogyakarta #Tsunami #Peringatan Tsunami
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Tinggi Gunung Anak Krakatau capai 150 meter usai erupsi September 2026, namun dipastikan aman dari potensi tsunami.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Inspeksi maraton mencakup wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, hingga Kota Cilegon dengan mengacu pada indikator standar internasional Tsunami Ready.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Indonesia
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
BMKG mengungkapkan, bahwa potensi tsunami di Selat Sunda tergolong rendah. Hal itu berdasarkan pemantauan data HF Radar.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
BMKG mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang dimutakhirkan menjadi M 7,0 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
Indonesia
Tsunami ‘Kecil’ Terjadi di Sejumlah Wilayah Menyusul Gempa M 7,7 NTT
Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Tsunami ‘Kecil’ Terjadi di Sejumlah Wilayah Menyusul Gempa M 7,7 NTT
Bagikan