Truk Pembawa Kardus Masuk Gigi 4 Saat Kecelakaan, Sopir Tak Maksimalkan 'Engine Break'
Kepolisian melanjutkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan beruntun di Tol Cipularang. (ANTARA/HO - Jasa Marga)
MerahPutih.com - Polisi menduga penyebab sementara kecelakaan 17 kendaraan di KM 92 Tol Cipularang, Senin (11/11) kemarin.
Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan mengungkapkan, diduga penyebab kecelakaan karena sang sopir truk yang menjadi pemicu kecelakaan tak memaksimalkan engine brake atau memperlambat laju kendaraan.
"Dalam posisi menurun, seharusnya berada di posisi rendah, sopir tidak memaksimalkan engine brake," kata Aan kepada wartawan, Selasa (12/11).
Menurut Aan, jalanan yang dilewati truk tersebut adalah jalanan yang menurun, namun sang sopir tidak memperlambat lajunya truk yang digunakan.
Baca juga:
Jumlah Korban Kecelakaan Beruntun di KM 92 Tol Cipularang Capai 30 Orang
"Diturunan seperti itu, pengemudi tidak menggunakan engine brake secara maksimal," tuturnya.
Selain itu, posisi transmisi truk yang diketahui bermuatan kardus itu berada di atas atau persneling dalam posisi tinggi kemudian menuju jalan yang menurun dengan posisi kendaraan kencang
"Truk tronton bermuatan kardus ini berada di gigi empat. Itu posisi yang tinggi untuk kondisi jalanan yang menurun," tuturnya.
Baca juga:
Kecelakaan di Tol Cipularang, Jasamarga Turunkan 4 Derek dan Rescue
Sementara itu, sang sopir bakal diperiksa untuk membuat terbuka penyebab peristiwa ini terjadi.
"Rencana hari ini sopir diperiksa, karena masih dilakukan perawatan. Tapi sudah dalam kondisi baik sekarang," kata Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Affandi.
Diketahui, dalam video yang beredar di media sosial, kecelakaan mengakibatkan sejumlah mobil tampak bertumpuk.
Dari kejadian tersebut, 29 orang mengalami luka ringan dan berat dan satu orang dipastikan meninggal dunia.
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Mobil SUV Jetour T2 Kecelakaan lalu Terbakar di Tol Jagorawi, ini Kronologi Insiden yang Membuat 2 Penumpang Luka
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius