MerahPutih.com - Pertandingan persahabatan antara Denmark dan Ukraina di Stadion Odense, Minggu (7/6), mendadak berubah mencekam ketika gelandang senior Christian Eriksen terjatuh di lapangan pada menit ke-65.
Insiden ini sontak mengingatkan publik pada tragedi Euro 2020, saat Eriksen mengalami henti jantung di tengah laga.
Baca juga:
Kali ini, pemain berusia 34 tahun yang kini memperkuat Wolfsburg sempat memegang dadanya sebelum tergeletak. Kepanikan melanda stadion, dengan pemain, staf, dan penonton berteriak meminta bantuan medis.
Kondisi Stabil, Pertandingan Dihentikan
Tim medis bergerak cepat, memberikan pertolongan darurat di lapangan. Setelah beberapa menit penanganan, Eriksen akhirnya sadar dan bahkan mampu berjalan keluar lapangan dengan tepuk tangan meriah dari penonton.
“Christian Eriksen dalam keadaan baik dan bisa berjalan sendiri keluar lapangan. Dia akan menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut,” kata dokter timnas Denmark, Morten Boesen, melalui pernyataan resmi DBU, dikutip Senin (8/6).
Baca juga:
Pelatih Denmark, Brian Riemer, menegaskan bahwa kesehatan Eriksen jauh lebih penting daripada hasil pertandingan.
Ini pengalaman yang sangat mengejutkan bagi semua orang. Yang terpenting adalah Christian baik-baik saja,
Pelatih Denmark, Brian Riemer
Bayangan Masa Lalu
Insiden ini kembali membuka luka lama. Pada Euro 2020 dilansir dari Antara, Eriksen sempat mengalami henti jantung dan harus dipasang alat pacu jantung sebelum akhirnya kembali berkarier di level tertinggi.
Baca juga:
Kasih Kode, Christian Eriksen Mau Angkat Kaki dari Manchester United
Meski pertandingan resmi dihentikan, kabar bahwa Eriksen sadar dan stabil memberi kelegaan. Namun, hasil pemeriksaan medis akan menjadi penentu apakah dia bisa terus melanjutkan kariernya di Bundesliga dan bersama timnas Denmark. (*)