MerahPutih.com - Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10), berlangsung bertepatan dengan peringatan Tragedi Kanjuruhan. Menurut pelatih Timnas Indonesia John Herdman, tragedi tersebut tidak bisa dilupakan dan menjadi bagian dari penghormatan Skuad Garuda kepada para korban.
Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 menjadi salah satu momen paling kelam dalam sejarah sepak bola Indonesia. Herdman menilai tragedi tersebut harus terus diingat agar sepak bola Indonesia tidak mengulangi kesalahan yang sama.
"Secara internal, tentu saja. Tim ini adalah representasi dari sepak bola di negara ini,"
ujar Herdman.
Baca juga:
Bukan Sekadar Menang! John Herdman Tantang Timnas Indonesia Bantai Bangladesh demi Kejar Malaysia
Pelatih asal Inggris itu mengaku tragedi Kanjuruhan sudah mendapat perhatian dunia ketika dirinya masih menangani Timnas Kanada. Ia bahkan pernah mengikuti momen mengheningkan cipta untuk para korban.
"Saat masih berada di Kanada, Amerika Utara, kami sudah tahu betul apa yang terjadi di sini dan sempat mengheningkan cipta dalam suatu pertandingan,"
kenangnya.
John Herdman Minta Pemain Tampil dengan Kehormatan
Herdman menegaskan bahwa mengingat tragedi tersebut merupakan bagian penting dari upaya memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Jika kita lupa, kita tidak akan belajar,
tegasnya.
Herdman berharap peringatan Tragedi Kanjuruhan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain saat menghadapi Bangladesh. Menurutnya, salah satu bentuk penghormatan terbaik kepada para korban adalah tampil maksimal ketika mengenakan jersey Merah-Putih.
Baca juga:
John Herdman Ungkap Kondisi Skuad Timnas Indonesia Jelang Laga Penentuan Kontra Bangladesh
"Penting bagi para pemain untuk tampil mewakili negara dengan cara yang benar besok, sekaligus memberi penghormatan bagi mereka yang kehilangan nyawanya," pungkas Herdman dikutip dari BolaSkor.