Tottenham Hotspur Menolak Degradasi, Pemain Saling Dukung dan Akan Berjuang Sampai Akhir

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 17 April 2026
Tottenham Hotspur Menolak Degradasi, Pemain Saling Dukung dan Akan Berjuang Sampai Akhir

Gelandang Tottenham Hotspur, Lucas Bergvall mengatakan pemain akan berjuang sampai akhir menghindari dari degradasi. (X/@SpursOfficial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tottenham Hotspur menolak degradasi. Mereka akan terus berjuang sampai akhir Liga Inggris Premier League 2025/2026.

Hal ini seperti disampaikan gelandang Tottenham Hotspur, Lucas Bergvall.

"Kami akan terus berjuang sampai akhir. Ini memang musim yang sulit tetapi masih ada enam pertandingan tersisa. Kami harus memberikan segalanya di lapangan," ujar Bergvall di laman klub.

Ia menjelaskan bahwa para pemain menyadari potensi degradasi, namun saling dukung satu sama lain untuk sama-sama mempertahankan tim di kasta tertinggi.

"Kami fokus untuk laga-laga ke depan," tutur pesepak bola berusia 20 tahun itu.

Baca juga:

Jadwal Lengkap Pekan 33 Liga Inggris Premier League: Chelsea Vs Manchester United, City Kontra Arsenal, Derby Merseyside Juga Menghiasi

Ia juga mengapresiasi suporter yang selalu memberikan energi positif bagi tim meski hasil-hasil laga tidak sesuai harapan.

"Sungguh menyenangkan, melihat suporter terus memberikan dukungan meski musim kami buruk," kata pemain asal Swedia itu.

Klub berjuluk The Lily Whites itu tengah menjalani salah satu periode terburuknya di liga, di mana mereka terpuruk di zona degradasi dengan kompetisi hanya menyisakan enam pertandingan.

Spurs berada di posisi 18 klasemen dengan 30 poin dari 32 pertandingan dan belum memenangkan satu pun pertandingan liga sejak awal tahun 2026.

Situasi ini membuat Tottenham berpotensi terdegradasi seperti yang mereka alami pada musim 1976/1977.

Spurs akan menghadapi Brighton and Hove Albion di Stadion Tottenham Hotspur, London, Sabtu (18/4). Skuad asuhan Roberto De Zerbi itu menargetkan kemenangan demi keluar dari zona merah.

# Tottenham Hotspur #Liga Inggris #Premier League
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Manchester City Dibayangi Keluar dari Premier League, Terancam Main di Non-Liga
Manchester City kini dibayangi keluar dari Premier League. Mereka bisa bermain di non-liga akibat 114 dakwaan pelanggaran keuangan.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Manchester City Dibayangi Keluar dari Premier League, Terancam Main di Non-Liga
Olahraga
Mantan Tim Asuhannya Manchester City Dinyatakan Bersalah, Roberto Mancini: Itu Masalah Mereka!
Pelatih timnas Italia Roberto Mancini memilih tidak banyak berkomentar mengenai kasus pelanggaran aturan finansial yang melibatkan Manchester City.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Mantan Tim Asuhannya Manchester City Dinyatakan Bersalah, Roberto Mancini: Itu Masalah Mereka!
Olahraga
Manchester City Terancam Sanksi, Manchester United dan Liverpool Bisa Raih Gelar Premier League
Manchester United dan Liverpool berpeluang meraih gelar Premier League, setelah kasus Manchester City mencuat.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Manchester City Terancam Sanksi, Manchester United dan Liverpool Bisa Raih Gelar Premier League
Olahraga
Manchester City Hadapi 114 Dakwaan, Erling Haaland hingga Bintang Lain Berisiko Hengkang
Manchester City menghadapi 114 dakwaan di Premier League. Mereka terancam kena sanksi berat hingga menjual pemain.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Manchester City Hadapi 114 Dakwaan, Erling Haaland hingga Bintang Lain Berisiko Hengkang
Olahraga
Gara-gara Kasus Manchester City, Steven Gerrard Bisa Dapat Gelar Premier League Pertamanya
Steven Gerrard berpeluang meraih gelar Premier League pertamanya, jika Manchester City dikenakan sanksi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Gara-gara Kasus Manchester City, Steven Gerrard Bisa Dapat Gelar Premier League Pertamanya
Olahraga
Manchester City Didakwa Langgar Aturan Keuangan, Manchester United Hitung Potensi Kerugian
Manchester United menghitung potensi kerugian akibat kasus Manchester City. Klub rivalnya itu terbukti melanggar aturan keuangan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Manchester City Didakwa Langgar Aturan Keuangan, Manchester United Hitung Potensi Kerugian
Olahraga
Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Premier League, Gelar Juara Bisa DIcabut
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League.
Yusuf Abdillah - Jumat, 25 September 2026
Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Premier League, Gelar Juara Bisa DIcabut
Olahraga
Manchester United Kembali Pinjam Uang, Utang Kini Tembus Rp27,2 Triliun
Manchester United kembali menambah pinjaman di tengah upaya klub memperbaiki kondisi keuangan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 25 September 2026
Manchester United Kembali Pinjam Uang, Utang Kini Tembus Rp27,2 Triliun
Olahraga
Liverpool Incar Micky van de Ven, Bakal Jadi Pengganti Virgil van Dijk?
Liverpool sedang memantau situasi Micky van de Ven. Ia kemungkinan akan menjadi pengganti Virgil van Dijk.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Liverpool Incar Micky van de Ven, Bakal Jadi Pengganti Virgil van Dijk?
Olahraga
Manchester United Nyaris Datangkan Mohammed Kudus, ini Alasan Transfernya Gagal
Mohammed Kudus ternyata pernah hampir gabung Manchester United. Namun, transfernya tak pernah terwujud.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Manchester United Nyaris Datangkan Mohammed Kudus, ini Alasan Transfernya Gagal
Bagikan