Topi Jerami Aransemen Ulang Lagu 'Damai' Jadi Lebih Pop Punk
Topi Jerami coba aransmenen ulang lagu dari Wayang Band. (Foto: Dok/Topi Jerami)
ANAK kelahiran 90-an pasti enggak asing dengan lagu berjudul Damai dari band Wayang. Penggalan lirik 'damainya hatiku.. kala mentari.. bersinar lagi' dari bagian reff di lagu tersebut teramat dikenal. Kali ini, unit pop punk asal Bogor Topi Jerami mengaransemen ulang lagu tersebut dengan gaya khas mereka.
Topi Jerami menghadirkan kembali keindahan lagu klasik dari band Wayang dengan sentuhan energi pop punk yang kental dan menyegarkan.
Baca juga:
“Damai tidak hanya sebuah single cover, tapi sebuah pernyataan musikal yang mengeksplorasi perpaduan antara warisan musik nostalgia dan semangat pop punk modern,” ucap Topi Jerami dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Kamis (28/12).
Melalui lagu nostalgia ini, Topi Jerami berhasil menciptakan pengalaman mendalam dengan menggabungkan vokal penuh membara, riff gitar nan menghentak dan ketukan drum penuh energi.
Pada single ini, Topi Jerami tak hanya sekadar meng-cover semata, mereka juga ingin memberikan sentuhan pribadi untuk memperkaya nuansa musik asli dari pop punk.
“Dengan cara menghadirkan interpretasi baru yang mempertahankan esensi dan keunikan lagu Wayang. Sembari memberikan elemen pop punk yang memikat,” lanjutnya.
Lagu Damai menjadi ajang untuk mengenang dan merayakan karya-karya tak terlupakan dari band Wayang, bersamaan dengan memperkenalkan penggemar baru pada keindahan musik 90an dalam format yang lebih modern.
Baca juga:
Deretan Musisi Indonesia yang Rilis Album Piringan Hitam di 2023
View this post on Instagram
Topi Jerami dibentuk pada 2003 dan memulai debutnya sejak 2006, dari sebuah high school band yang digarap dengan hura-hura menjadi sebuah band yang serius dengan visi dan karyanya. Nama Topi jerami diambil dari sebuah karakter komik One Piece, Mulai dikenal ketika menjadi salah satu tracklist di "Putih Dalam Abu Compilation" rilisan Me Records 2006 dengan single Takkan Hilang
Kemudian Topi Jerami memulai debut rilisnya pada 2008 dengan EP “Pertunjukan Hari Esok” rilisan Rejuvenate Records yang mengenalkan kombinasi musik Pop Punk dengan Lirik yang bijaksana serta pendekatan musik yang catchy dan berimbang, kemudian menyusul full length Studio Album bertajuk “Nothing More Nothing Less!” pada 2012 dirilis mandiri oleh band dengan alias More & Less Records. (far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
OST Film Horor 'Penunggu Rumah: Buto Ijo' Resmi Dirilis, Ardina Rasti Hadirkan Nuansa Dark Pop lewat 'Suatu Hari Kamu Akan Mengerti'
Lirik Lagu 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Single Pelampiasan Kegelisahan Politik Pengiring Stand-Up Comedy Special
Lagu Lawas Zara Larsson “Lush Life” Ramai Digunakan di TikTok, Simak Lirik Lengkapnya
Mengenang 'Kedamaian', Karya Saint Loco yang Dirilis pada 2006, Simak Lirik Lengkapnya
Lirik Lagu Pembuka 'Doraemon', Nostalgia Abadi yang Hidup di Ingatan Lintas Generasi
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'
Gunung Kawi Tak Melulu Mistis, Matoha Mino Angkat Cerita Lain Lewat Karya Musik
'Kawin Lari' Jadi Lagu Paling Viral dari Album 'GEMINI' Marion Jola, Simak Lirik Lengkapnya
Viral di TikTok, Lagu Lawas Kato 'Turn The Lights Off' Tembus Tangga Lagu Lagi
Lirik Lengkap Lagu 'UxYOUxU' dari Chuei Li Yu, Jadi Tanda Album Perdananya